Katanya Bukan Marah, Jokowi: Cuma Minta Menteri Kerja Keras Atasi Corona
Senin, 13 Juli 2020 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Bertambah 1.282 Kasus, Total 76.981 Orang Positif Covid-19)
Seperti diketahui Presiden Jokowi menyoroti kinerja para menterinya yang dinilai belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19. Dia mengatakan, hal ini terlihat dari belanja-belanja di kementerian yang masih biasa-biasa saja.
"Saya lihat laporan masih biasa-biasa saja. Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja-belanja kementerian tolong dipercepat," ujarnya dalam video pembukaan sidang kabinet paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6/2020).
Jokowi menyoroti penyerapan anggaran di bidang kesehatan yang masih jauh dari harapan. Dimana dari total anggaran Rp75 triliun baru 1,53%. "Misalnya saya beri contoh, bidang kesehatan itu dianggarkan Rp75 triliun. Rp75 triliun baru keluar 1,53% coba," tandasnya.
(Baca juga: Kemlu: 1.175 WNI di Luar Negeri Positif Corona, 772 Sembuh, 90 Meninggal)
Seperti diketahui Presiden Jokowi menyoroti kinerja para menterinya yang dinilai belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19. Dia mengatakan, hal ini terlihat dari belanja-belanja di kementerian yang masih biasa-biasa saja.
"Saya lihat laporan masih biasa-biasa saja. Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja-belanja kementerian tolong dipercepat," ujarnya dalam video pembukaan sidang kabinet paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6/2020).
Jokowi menyoroti penyerapan anggaran di bidang kesehatan yang masih jauh dari harapan. Dimana dari total anggaran Rp75 triliun baru 1,53%. "Misalnya saya beri contoh, bidang kesehatan itu dianggarkan Rp75 triliun. Rp75 triliun baru keluar 1,53% coba," tandasnya.
(Baca juga: Kemlu: 1.175 WNI di Luar Negeri Positif Corona, 772 Sembuh, 90 Meninggal)