Jokowi Beberkan Alasan Tunjuk Prabowo Urus Lumbung Pangan
Senin, 13 Juli 2020 - 19:51 WIB
loading...
Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto meninjau reklamasi rawa di Pulau Pisau. Foto/Biro Pers Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk mengurusi lumbung pangan nasional.
Jokowi mengatakan, pertahanan negara bukan hanya berkaitan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) saja tapi juga masalah pangan.
“Yang namanya pertahanan itu bukan hanya urusan alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan menjadi salah satu bagian dari itu. Ini sudah disampaikan Menhan dengan hitung-hitungan cost berapa, anggaran berapa, dalam membangun food estate yang ada di Kapuas dan Pulang Pisau,” katanya saat berbincang dengan media di Istana Merdeka, Senin (13/7/2020).
Meski diserahkan kepada Prabowo, Jokowi mengatakan bahwa Menteri Pertanian juga akan memberikan dukungan. Dia juga memastikan bahwa urusan pangan lain tetap menjadi tugas Menteri Pertanian.
“Jadi Pak Menhan menjadi leading sektor di situ karena memang kita ingin membangun cadangan strategis pangan. Sehingga nanti kalau misalnya kekurangan beras ya tanam padi. Kalau kekurangan jagung ya tanam jagung. Kemarin sudah kita cek, jagung bisa, padi bisa. Cabai, tanam di situ,” papar mantan Wali Kota Solo itu.
Jokowi mengatakan, pertahanan negara bukan hanya berkaitan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) saja tapi juga masalah pangan.
“Yang namanya pertahanan itu bukan hanya urusan alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan menjadi salah satu bagian dari itu. Ini sudah disampaikan Menhan dengan hitung-hitungan cost berapa, anggaran berapa, dalam membangun food estate yang ada di Kapuas dan Pulang Pisau,” katanya saat berbincang dengan media di Istana Merdeka, Senin (13/7/2020).
Meski diserahkan kepada Prabowo, Jokowi mengatakan bahwa Menteri Pertanian juga akan memberikan dukungan. Dia juga memastikan bahwa urusan pangan lain tetap menjadi tugas Menteri Pertanian.
“Jadi Pak Menhan menjadi leading sektor di situ karena memang kita ingin membangun cadangan strategis pangan. Sehingga nanti kalau misalnya kekurangan beras ya tanam padi. Kalau kekurangan jagung ya tanam jagung. Kemarin sudah kita cek, jagung bisa, padi bisa. Cabai, tanam di situ,” papar mantan Wali Kota Solo itu.
Lihat Juga :