Pengabdian Prabowo untuk Bangsa dan Negara Tak Pernah Usai Sepanjang Hidupnya
Minggu, 15 Januari 2023 - 06:56 WIB
loading...
Pengabdian Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut tidak pernah usai untuk bangsa dan negara hingga kini. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pengabdian Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut tidak pernah usai untuk bangsa dan negara hingga kini. Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri acara konsolidasi bersama pengurus DPC Gerindra Kota Bandung, Sabtu (14/1/2023).
"Kalau Beliau jadi presiden inilah yang akan beliau lakukan. Beliau selalu ingin mengabdi untuk rakyat, bahkan di usia yang tidak muda lagi beliau ingin tetap memperjuangkan rakyat miskin, pengangguran, dan orang-orang yang terpinggirkan," ujar Muzani.
Dalam rangka menyambut HUT ke-15 Partai Gerindra pada 6 Februari mendatang, Muzani meminta semua kader Gerindra untuk terus berbuat baik kepada rakyat. Muzani mengatakan bahwa sesuai arahan Prabowo, kader Gerindra tidak boleh puas dengan prestasi partai hari ini sebagai partai kedua terbesar di Indonesia dan Gerindra harus menjadi pelopor pengentasan kemiskinan di bumi Pertiwi.
Baca juga: Survei LSN: Elektabilitas Prabowo di Jabar Masih Tertinggi
"Perjuangan kita tidak boleh berhenti sampai di sini. Kita tidak boleh puas hanya menjadi partai kedua terbesar di Indonesia. Kita akan terus berjuang sampai Prabowo jadi presiden. Untuk apa kekuasaan menjadikan Prabowo sebagai presiden? Untuk apa kekuasaan yang ingin kita raih? Catat omongan saya, untuk apa 15 tahun sampai sekarang kita menantikan kekuasaan agar Prabowo presiden?" ujar Wakil Ketua MPR itu.
"Jabatan presiden itu akan dimaksudkan untuk membela dan mengurus kaum miskin. Mengurus orang yang lemah, orang yang terpinggirkan. Tukang bakso, kuli bangunan, pengangguran, buruh, petani, nelayan, pensiunan, tenaga honorer, tukang ojek, mereka harus diurus. Siapa yang membela mereka kalau bukan kekuasaan. Inilah maksud kekuasaan yang ingin kita raih untuk membela orang-orang yang lemah seperti itu," sambungnya.
"Kalau Beliau jadi presiden inilah yang akan beliau lakukan. Beliau selalu ingin mengabdi untuk rakyat, bahkan di usia yang tidak muda lagi beliau ingin tetap memperjuangkan rakyat miskin, pengangguran, dan orang-orang yang terpinggirkan," ujar Muzani.
Dalam rangka menyambut HUT ke-15 Partai Gerindra pada 6 Februari mendatang, Muzani meminta semua kader Gerindra untuk terus berbuat baik kepada rakyat. Muzani mengatakan bahwa sesuai arahan Prabowo, kader Gerindra tidak boleh puas dengan prestasi partai hari ini sebagai partai kedua terbesar di Indonesia dan Gerindra harus menjadi pelopor pengentasan kemiskinan di bumi Pertiwi.
Baca juga: Survei LSN: Elektabilitas Prabowo di Jabar Masih Tertinggi
"Perjuangan kita tidak boleh berhenti sampai di sini. Kita tidak boleh puas hanya menjadi partai kedua terbesar di Indonesia. Kita akan terus berjuang sampai Prabowo jadi presiden. Untuk apa kekuasaan menjadikan Prabowo sebagai presiden? Untuk apa kekuasaan yang ingin kita raih? Catat omongan saya, untuk apa 15 tahun sampai sekarang kita menantikan kekuasaan agar Prabowo presiden?" ujar Wakil Ketua MPR itu.
"Jabatan presiden itu akan dimaksudkan untuk membela dan mengurus kaum miskin. Mengurus orang yang lemah, orang yang terpinggirkan. Tukang bakso, kuli bangunan, pengangguran, buruh, petani, nelayan, pensiunan, tenaga honorer, tukang ojek, mereka harus diurus. Siapa yang membela mereka kalau bukan kekuasaan. Inilah maksud kekuasaan yang ingin kita raih untuk membela orang-orang yang lemah seperti itu," sambungnya.
Lihat Juga :