Pakar Nilai Isi Pidato Megawati Bukti PDIP Tak Kerdilkan Posisi Presiden Jokowi
Jum'at, 13 Januari 2023 - 20:25 WIB
loading...
Pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam HUT ke-50 partai dinilai tidak mengerdilkan posisi Presiden Jokowi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam HUT ke-50 partai dinilai tidak mengerdilkan posisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pakar Politik sekaligus Staf Pengajar Departemen Politik FISIP Unair Haryadi mengatakan, pascaperayaan HUT ke-50PDIP banyak potongan video dan potongan kalimat pidato Megawati beredar di media sosial. Potongan video dan potongan kalimat itu cenderung mengarah pada upaya membenturkan Megawati dan PDI Perjuangan dengan Presiden Jokowi.
“Semua dilakukan lewat narasi di media massa partisan. Seakan PDI Perjuangan pamer kuasa dihadapan Presiden Jokowi. Bahkan beberapa pengamat di media partisan itu menyatakan Presiden Jokowi merupakan subordinat PDI Perjuangan,” kata Haryadi, Jumat (13/1/2023).
Baca juga: Pengamat: Pidato Megawati Beri Pesan Kuat, Padat, dan Mendalam untuk Penguatan Demokrasi
Haryadi menyatakan, ada pihak yang mengambil kemanfaatan pidato Megawati untuk falsifikasi makna politik. Berbagai potongan video dan kalimat di media sosial atau media massa mencerminkan betapa manipulasi politik dipandang sebagai sarana pengaruh ideologis, spiritual dan psikologis pada kesadaran massa untuk memaksakan ide dan nilai tertentu. “Pengaruh yang disengaja pada opini publik dan perilaku politik untuk mengarahkan mereka dengan cara tertentu,” ucapnya.
Baca juga: Pengamat Puji Relasi Kuat Jokowi dan PDIP dalam Perayaan HUT ke-50
Pakar Politik sekaligus Staf Pengajar Departemen Politik FISIP Unair Haryadi mengatakan, pascaperayaan HUT ke-50PDIP banyak potongan video dan potongan kalimat pidato Megawati beredar di media sosial. Potongan video dan potongan kalimat itu cenderung mengarah pada upaya membenturkan Megawati dan PDI Perjuangan dengan Presiden Jokowi.
“Semua dilakukan lewat narasi di media massa partisan. Seakan PDI Perjuangan pamer kuasa dihadapan Presiden Jokowi. Bahkan beberapa pengamat di media partisan itu menyatakan Presiden Jokowi merupakan subordinat PDI Perjuangan,” kata Haryadi, Jumat (13/1/2023).
Baca juga: Pengamat: Pidato Megawati Beri Pesan Kuat, Padat, dan Mendalam untuk Penguatan Demokrasi
Haryadi menyatakan, ada pihak yang mengambil kemanfaatan pidato Megawati untuk falsifikasi makna politik. Berbagai potongan video dan kalimat di media sosial atau media massa mencerminkan betapa manipulasi politik dipandang sebagai sarana pengaruh ideologis, spiritual dan psikologis pada kesadaran massa untuk memaksakan ide dan nilai tertentu. “Pengaruh yang disengaja pada opini publik dan perilaku politik untuk mengarahkan mereka dengan cara tertentu,” ucapnya.
Baca juga: Pengamat Puji Relasi Kuat Jokowi dan PDIP dalam Perayaan HUT ke-50
Lihat Juga :