Lukas Enembe Sempat Transit dan Makan di Manado, Firli: Lahap Makannya
Kamis, 12 Januari 2023 - 01:39 WIB
loading...
Gubernur Papua Lukas Enembe dihadirkan saat konferensi pers yang digelar KPK di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Rabu (11/01/2023). Foto/MPI/Sutikno
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe sempat transit di Manado, Sulawesi Utara saat dibawa tim Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) ke Jakarta. Pesawat transit untuk sekadar makan dan mengukur tensi darah Lukas Enembe.
"Jadi Pak Lukas bisa sampai ke Jakarta, kondisi seperti ini dan selama perjalanan kami didampingi oleh beberapa orang, baik putra daerah Papua juga kita minta didampingi," ujar Ketua KPK Firli Bahuri di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2023).
"Pak Lukas Enembe sampai Manado pun kita kasih makan. Lahap makannya," tambahnya.
Baca juga: KPK Sita Emas Batangan hingga Kendaraan Mewah Milik Lukas Enembe
Selain makan, Firli menerangkan bahwa tim dokter pun mengukur tensi darah Lukas Enembe untuk memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan. "Selanjutnya diukur tensinya, dan saya sertakan dokter dari Sulawesi Utara, satu dokter satu perawat lengkap dengan alat-alat kesehatan. Saya tidak tahu persis, apakah itu bantuan pernapasan atau apa tapi mereka bawa," katanya.
"Artinya apa, KPK sungguh-sungguh memperhatikan keselamatan yang ada jadi tanggung jawab KPK," pungkasnya.
"Jadi Pak Lukas bisa sampai ke Jakarta, kondisi seperti ini dan selama perjalanan kami didampingi oleh beberapa orang, baik putra daerah Papua juga kita minta didampingi," ujar Ketua KPK Firli Bahuri di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2023).
"Pak Lukas Enembe sampai Manado pun kita kasih makan. Lahap makannya," tambahnya.
Baca juga: KPK Sita Emas Batangan hingga Kendaraan Mewah Milik Lukas Enembe
Selain makan, Firli menerangkan bahwa tim dokter pun mengukur tensi darah Lukas Enembe untuk memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan. "Selanjutnya diukur tensinya, dan saya sertakan dokter dari Sulawesi Utara, satu dokter satu perawat lengkap dengan alat-alat kesehatan. Saya tidak tahu persis, apakah itu bantuan pernapasan atau apa tapi mereka bawa," katanya.
"Artinya apa, KPK sungguh-sungguh memperhatikan keselamatan yang ada jadi tanggung jawab KPK," pungkasnya.
Lihat Juga :