Kader PDIP Dincar Parpol Lain Jadi Capres, Megawati: Emangnya Enggak Punya Kader Sendiri?
Selasa, 10 Januari 2023 - 13:11 WIB
loading...
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengumumkan calon presiden (capres) dari partainya pada acara pweringatan HUT ke-50 PDIP. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengumumkan calon presiden (capres) dari partainya pada acara peringatan HUT ke-50 PDIP. Ia pun mengaku heran kenapa banyak parpol yang mengincar kader PDIP sebagai capres.
“Saya sampai bilang ke Mbak Puan dan Mas Nanan, lucu ya orang berpolitik? Lho kok kayak gitu ya? Gimana sih maunya? Emangnya enggak punya kader sendiri?” ujar Megawati disoraki oleh seluruh kader PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). Baca juga: Megawati Ogah Umumkan Capres 2024 di HUT ke-50 PDIP: Gile, Enak Aja!
Kemudian, Mega pun meminta agar kader yang menyorakinya itu suaranya lebih keras lagi. Karena ia heran, kenapa parpol lain mau mendompleng atau menumpang kader PDIP.
“Yang keras dong.. iya, ndompleng-ndompleng (menumpang)..,” ucapnya.
Bahkan, Presiden ke-5 RI ini sampai menanyakan langsung pada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengenai aturan di Komisi Pemilihan Umum (KPU), apakah ada perubahan aturan soal pencalonan. Namun, Hasto menyampaikan tidak ada perubahan aturan pencalonan presiden dan wakil presiden (capres).
“Udah jelas aturannya yang bakal calon itu diusung, bukan pendukung, itu beda lho antara pengusung dan pendukung, oleh satu partai atau beberapa partai. Iya toh, aturannya ngono (begitu),” terang Mega.
“Saya sampai bilang ke Mbak Puan dan Mas Nanan, lucu ya orang berpolitik? Lho kok kayak gitu ya? Gimana sih maunya? Emangnya enggak punya kader sendiri?” ujar Megawati disoraki oleh seluruh kader PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). Baca juga: Megawati Ogah Umumkan Capres 2024 di HUT ke-50 PDIP: Gile, Enak Aja!
Kemudian, Mega pun meminta agar kader yang menyorakinya itu suaranya lebih keras lagi. Karena ia heran, kenapa parpol lain mau mendompleng atau menumpang kader PDIP.
“Yang keras dong.. iya, ndompleng-ndompleng (menumpang)..,” ucapnya.
Bahkan, Presiden ke-5 RI ini sampai menanyakan langsung pada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengenai aturan di Komisi Pemilihan Umum (KPU), apakah ada perubahan aturan soal pencalonan. Namun, Hasto menyampaikan tidak ada perubahan aturan pencalonan presiden dan wakil presiden (capres).
“Udah jelas aturannya yang bakal calon itu diusung, bukan pendukung, itu beda lho antara pengusung dan pendukung, oleh satu partai atau beberapa partai. Iya toh, aturannya ngono (begitu),” terang Mega.
Lihat Juga :