Cak Imin Aggap Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Memberangus Hak Kompetisi Orang
Minggu, 08 Januari 2023 - 13:33 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menganggap sistem pemilu proporsional tertutup memberangus hak kompetisi orang. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) menolak tegas penerapan sistem pemilu proporsional tertutup. Sistem pemilu coblos partai ini dianggap tidak adil bagi peserta pemilu.
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, sistem pemilu proporsional tertutup semestinya dibahas setelah Pemilu 2019 selesai. Bukan setahun menjelang Pemilu 2024. Hal itu tentu akan mencederai demokrasi.
"Tetapi ini satu tahun sebelum pemilu, ini sama saja memberangus hak-hak kompetisi orang," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini saat ditemui di depan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2023).
Baca juga: Ketua Umum Parpol di DPR Bertemu Bahas Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
"Sebetulnya layaknya dibahas diawal pascapemilu. Biasa, nggak masalah. Karena sistem demokrasi bisa melalui berbagai cara. Tetapi proporsional dalam waktu satu tahun sebelum pemilu ini tidak fair," katanya.
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, sistem pemilu proporsional tertutup semestinya dibahas setelah Pemilu 2019 selesai. Bukan setahun menjelang Pemilu 2024. Hal itu tentu akan mencederai demokrasi.
"Tetapi ini satu tahun sebelum pemilu, ini sama saja memberangus hak-hak kompetisi orang," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini saat ditemui di depan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2023).
Baca juga: Ketua Umum Parpol di DPR Bertemu Bahas Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
"Sebetulnya layaknya dibahas diawal pascapemilu. Biasa, nggak masalah. Karena sistem demokrasi bisa melalui berbagai cara. Tetapi proporsional dalam waktu satu tahun sebelum pemilu ini tidak fair," katanya.
Lihat Juga :