Terdepan Tangani Corona, Ibas Menaruh Hormat ke Dokter dan Tenaga Medis
Minggu, 12 Juli 2020 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
"Alhamdulillah walaupun sedikit, tidak sebesar pertolongan yang memang dibutuhkan Tanah Air. Kami menggalang support (dukungan) dari internal kader, anggota FPD dan dari jejaring lainnya yang kemudian kita menyerahkan bantuan-bantuan secara langsung dan secara nasional," ungkap Ibas saat audiensi dengan IDI.
Pada kesempatan itu, Ibas menjelaskan bantuan dalam rangka penanganan Covid-10 bukan pertama kali dilakukan FPD. Ibas menuturkan FPD dan jajaran Partai Demokrat (PD) di pusat dan daerah, sudah bergerak sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Ibas mengungkap PD melakukan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona serta Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi.
Bantuan yang sudah diberikan antara lain seperti APD, masker medis, masker kain, mikro ventilator, sarung tangan, wastafel portable, vitamin, penyemprotan disinfektan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, hingga uang tunai dan paket sembako. Menurut Ibas apabila dikonversi, nilainya mencapai sekitar di atas Rp220 miliar.
"Prinsip kami, orang yang kuat membela dirinya sendiri, tetapi orang kuat yang lebih kuat membela orang lain," tegas Ibas. (Baca juga: Pandemi Corona, Penggunaan Internet Masyarakat Melonjak)
Sementara itu, Daeng menuturkan terdapat beberapa faktor yang mendorong kenaikan jumlah positif Covid-19 di Indonesia. Misalnya peningkatan pemeriksaan orang yang datang ke rumah sakit. Demikian halnya pelacakan dari kasus positif meningkat di lokasi tertentu. Daeng mengatakan proses diagnostik kasus Covid-19 memang cukup lamban.
Pada kesempatan itu, Ibas menjelaskan bantuan dalam rangka penanganan Covid-10 bukan pertama kali dilakukan FPD. Ibas menuturkan FPD dan jajaran Partai Demokrat (PD) di pusat dan daerah, sudah bergerak sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Ibas mengungkap PD melakukan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona serta Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi.
Bantuan yang sudah diberikan antara lain seperti APD, masker medis, masker kain, mikro ventilator, sarung tangan, wastafel portable, vitamin, penyemprotan disinfektan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, hingga uang tunai dan paket sembako. Menurut Ibas apabila dikonversi, nilainya mencapai sekitar di atas Rp220 miliar.
"Prinsip kami, orang yang kuat membela dirinya sendiri, tetapi orang kuat yang lebih kuat membela orang lain," tegas Ibas. (Baca juga: Pandemi Corona, Penggunaan Internet Masyarakat Melonjak)
Sementara itu, Daeng menuturkan terdapat beberapa faktor yang mendorong kenaikan jumlah positif Covid-19 di Indonesia. Misalnya peningkatan pemeriksaan orang yang datang ke rumah sakit. Demikian halnya pelacakan dari kasus positif meningkat di lokasi tertentu. Daeng mengatakan proses diagnostik kasus Covid-19 memang cukup lamban.
Lihat Juga :