Mahasiswa Program 5000 Doktor Harus Jadi Pelopor Moderasi Beragama
Kamis, 29 Desember 2022 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Kedepan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama akan mengoptimalkan peran mahasiswa yang saat ini sedang menempuh studi ilmu keagamaan di Universitas Al Azhar sebagai Pelopor Moderasi Beragama. Ini diperlukan karena realitas keindonesiaan yang majemuk membutuhkan peran mahasiswa untuk memperkuat tatanan kehidupan harmonis umat beragama di tengah keragaman.
Di sisi lain, Irjen juga menyampaikan saat ini Kemenag sedang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan studi lanjut di luar negeri. Ini diperlukan dalam rangka memperkuat kehadiran negara dalam rangka memberikan perlindungan kepada warga negaranya yang studi di luar negeri.
"Bapak Menteri Agama telah memerintahkan Irjen Kemenag agar melakukan melakukan evaluasi tata kelola proses pengiriman mahasiswa yang studi keluar negeri. Hasil evaluasi Itjen harus mampu memberikan solusi agar berbagai permasalahan yang pernah menimpa mahasiswa kita di luar negeri sejak dini dapat dilakukan upaya pencegahan," terangnya.
Setiap tahun Indonesia mengirim tidak kurang dari 1500 sampai dengan 1800 orang mahasiswa untuk melanjut studinya ke berbagai Perguruan Tinggi di Mesir. Namun yang selesai studinya tepat waktu hanya sekitar 30 persen saja. Sehingga saat ini diperkirakan ada sekitar 12.000 mahasiswa Indonesia yang masih menempuh studi di berbagai Prodi di Universitas Al Azhar Mesir maupun perguruan tinggi lainnya di Mesir.
Di sisi lain, Irjen juga menyampaikan saat ini Kemenag sedang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan studi lanjut di luar negeri. Ini diperlukan dalam rangka memperkuat kehadiran negara dalam rangka memberikan perlindungan kepada warga negaranya yang studi di luar negeri.
"Bapak Menteri Agama telah memerintahkan Irjen Kemenag agar melakukan melakukan evaluasi tata kelola proses pengiriman mahasiswa yang studi keluar negeri. Hasil evaluasi Itjen harus mampu memberikan solusi agar berbagai permasalahan yang pernah menimpa mahasiswa kita di luar negeri sejak dini dapat dilakukan upaya pencegahan," terangnya.
Setiap tahun Indonesia mengirim tidak kurang dari 1500 sampai dengan 1800 orang mahasiswa untuk melanjut studinya ke berbagai Perguruan Tinggi di Mesir. Namun yang selesai studinya tepat waktu hanya sekitar 30 persen saja. Sehingga saat ini diperkirakan ada sekitar 12.000 mahasiswa Indonesia yang masih menempuh studi di berbagai Prodi di Universitas Al Azhar Mesir maupun perguruan tinggi lainnya di Mesir.
(srf)
Lihat Juga :