DPR Minta Pemerintah Terapkan Kebijakan Komprehensif Penanganan Covid-19

Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:03 WIB
loading...
DPR Minta Pemerintah...
Wakil Ketua Komisi I DPR, Teuku Riefky Harsya meminta pemerintah menerapkan kebijakan komprehensif penanganan Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR, Teuku Riefky Harsya menganggap, kasus klaster Covid-19 yang meledak di Secapa Angkatan Darat yang disusul Pusdik Polisi Militer (Pusdikpom) TNI AD Cimahi harus menjadi perhatian serius khususnya pihak dan pejabat yang berwenang dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan TNI dan TNI AD.

Teuku menilai, perlunya kebijakan yang komprehensif terkait penanganan kasus tersebut agar jangan sampai mengganggu performa TNI secara keseluruhan. Apalagi, Angkatan Darat merupakan salah satu institusi terdepan dalam membantu pemerintah menanggulangi wabah ini. "Peran TNI dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19, baik di level pemerintah pusat maupun daerah, harus terus dijaga dan ditingkatkan, setidaknya sampai tersedianya vaksin Covid-19 di Tanah Air," ujarnya, Sabtu (11/7/2020).

Menurut dia, zona merah yang terjadi di Secapa AD dan Pusdikpom AD, merupakan alarm agar kasus serupa tidak terjadi lagi di Lembaga Pendidikan (Lemdik) TNI lainnya, terutama di Lemdik Perwira Pertama (Dikma dan Dikjur/Sarcab) maupun Perwira Menengah (Diklapa dan Sesko) sebagai Kader Pemimpin TNI masa depan. ”Jika di Lemdik Sipil metode pembelajaran daring saat ini menjadi prioritas pada masa pandemi, maka seyogyanya Lemdik TNI juga perlu beradaptasi dengan metode daring tersebut," imbuh dia. (Baca juga: Klaster Secapa AD Ditemukan Berawal dari Perwira Siswa Sakit Bisul)

Sekjen DPP Partai Demokrat itu menilai, meski sulit menerapkan metode ini secara drastis di Lemdik TNI, namun harus disadari bahwa metode pembelajaran daring dengan video conference untuk menghubungkan peserta didik yang berada di luar area pendidikan (out campus) dengan tenaga akademik yang berada di Lemdik, sementara ini merupakan satu-satunya alternatif terbaik dalam rangka proses belajar mengajar. Metode ini menurutnya, sesuai dengan protokol kesehatan yang bertujuan menekan intensitas interaksi fisik secara langsung serta meminimalkan berkumpulnya personel dalam jumlah besar. (Baca juga: Kunjungi Secapa, KSAD Minta Seluruh Siswa Optimistis Sembuh dari Covid-19)

Secara simultan, sambung dia, selain dilakukan evaluasi internal oleh TNI, seyogyanya pemerintah daerah setempat ikut menelusuri atau tracing terhadap individu-individu masyarakat yang pernah berada atau berinteraksi langsung dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) yang berasal dari kedua lembaga pendidikan militer tersebut untuk mencegah jangan sampai klaster Secapa AD dan Pusdikpom AD ini menjadi sumber penyebaran wabah baru di Bandung dan Jawa Barat atau provinsi lainnya."Mengingat para Peserta Didik kedua Lemdik tersebut berasal dari seluruh Indonesia," ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved