Buka Rakerwas, Stafsus: Jalankan Pesan Menteri Agama
Jum'at, 23 Desember 2022 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, Menteri Agama menegaskan kembali bahwa target serapan anggaran 70% pada bulan ke 7 di tahun 2023 benar dilaksanakan. Ketiga, dalam setiap pengadaan barang dan jasa pada satuan kerja, agar melibatkan Itjen. Itjen ini tidak difungsikan sebagai polisi saja, tapi lebih diarahkan kepada pendampingan pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada satuan kerja.
“Keempat, realisasi angaran dan target serapan anggaran harus benar-benar dilakukan secara efektif, akuntabel dan efisien dan output serta outcome-nya ini terukur manfaatnya bagi masyarakat, Kelima, Menteri Agama dengan tegas menginstuksikan tidak ada transaksi jabatan, praktik transaksional dalam rotasi, mutasi atau promosi jabatan di Kementerian Agama,” sambungnya.
Keenam melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi ini di lingkungan Kementerian Agama.
“Selanjutnya, Menteri mengingatkan bahwa tahun 2023 adalah tahun politik, untuk itu Menag meminta kita semua untuk menjauhkan diri dari politisasi agama. Tolong dijaga sumber-sumber daya dan rumah-rumah ibadah di masing-masing ibadah, jangan sampai digunakan menjadi tempat melakukan propaganda dan provokasi politik. Dijaga betul-betul ini karena ini menjadi tanggungjawab keumatan kita,” tutupnya.
“Keempat, realisasi angaran dan target serapan anggaran harus benar-benar dilakukan secara efektif, akuntabel dan efisien dan output serta outcome-nya ini terukur manfaatnya bagi masyarakat, Kelima, Menteri Agama dengan tegas menginstuksikan tidak ada transaksi jabatan, praktik transaksional dalam rotasi, mutasi atau promosi jabatan di Kementerian Agama,” sambungnya.
Keenam melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi ini di lingkungan Kementerian Agama.
“Selanjutnya, Menteri mengingatkan bahwa tahun 2023 adalah tahun politik, untuk itu Menag meminta kita semua untuk menjauhkan diri dari politisasi agama. Tolong dijaga sumber-sumber daya dan rumah-rumah ibadah di masing-masing ibadah, jangan sampai digunakan menjadi tempat melakukan propaganda dan provokasi politik. Dijaga betul-betul ini karena ini menjadi tanggungjawab keumatan kita,” tutupnya.
(atk)
Lihat Juga :