Deretan Purnawirawan Jenderal Kader PDIP, Nomor 5 Siap Mati untuk Partai
Jum'at, 23 Desember 2022 - 05:48 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum terjun ke dunia politik, Sturman pernah menduduki sejumlah posisi strategis di TNI. Salah satunya, Komandan Pasukan Marinir (Danpasmar) 2.
Kemudian, Wadan Kobangdikal Mabes AL, Waaster Panglima TNI, Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Mabes TNI, Staf Ahli Panglima TNI, dan Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Laut.
Baca juga: Pensiunan Jenderal TNI Ini Sebut Deddy Corbuzier Wajib Ikut Apel Pagi
3. Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin
Pria kelahiran Majalengka, 8 September 1952 ini juga anggota Komisi I DPR. TB Hasanuddin pernah menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR pada periode 2014 - 2018 dan periode 2009 - 2014.
Sebelum terjun ke dunia politik, TB Hasanuddin pernah bertugas di Batalyon Kodam III Siliwangi pada periode 1975 - 1983. Kemudian, Instruktur di AKABRI Magelang pada periode 1983 - 1985.
![Deretan Purnawirawan Jenderal Kader PDIP, Nomor 5 Siap Mati untuk Partai]()
Foto/dpr.go.id
Selanjutnya, dia bertugas di Kodam I Aceh pada periode 1985 - 1989, dan dosen di Seskoad Bandung pada periode 1989 - 1992. Dia juga pernah ditugaskan di Irak pada 1992 - 1993 sebagai Komandan Sektor Pasukan PBB.
Setelah itu, dia kembali ditarik ke Indonesia, yakni pada periode 1993 - 1994 bertugas di Kostrad dan di Kodam Jaya pada periode 1994 - 1996. Selanjutnya, pada periode 1996 - 1997, TB Hasanuddin menjabat sebagai ajudan Wapres Try Sutrisno.
TB Hasanuddin juga pernah menjadi ajudan Wapres BJ Habibie pada periode 1997 - 1998 dan ajudan Presiden BJ Habibie pada 1998 - 1999. Di era Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, TB Hasanuddin menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden RI pada periode 2001 - 2004.
TB Hasanuddin masih menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden RI periode 2004 - 2005 di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lalu, sebagai Perwira Tinggi Mabes TNI AD pada periode 2005 - 2009.
4. Komjen Pol (Purn) Muhamad Nurdin
Pria kelahiran Kuningan, 6 Februari 1946 ini sebagai anggota Komisi III DPR. Saat ini, dia juga sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR.
Berbagai jabatan penting di Kepolisian pernah diembannya, salah satunya adalah Kapolres di wilayah hukum Polda Jawa Barat pada periode 1984-1987 dan Kapolrestabes di wilayah Polda Jabar periode 1987 - 1988.
![Deretan Purnawirawan Jenderal Kader PDIP, Nomor 5 Siap Mati untuk Partai]()
Foto/dpr.go.id
Dia juga pernah menjabat Kapolda Sumatera Utara pada 1996 - 1997, Asbimmas Kapolri pada periode 1997 - 1998. Dia juga pernah menjabat Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada periode 2014 - 2018 dan Sekretaris Pribadi Dubes RI untuk Malaysia pada periode 1975 - 1978.
Baca: 11 Jenderal Bintang 3 Tinggalkan Militer, Salah Satunya Siap Mati untuk PDIP
5. Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito
Ganip merupakan Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ganip diketahui bergabung dengan PDIP baru-baru ini.
Ganip Warsito pun mengaku siap mati untuk partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu. "Bicara idealisme, bicara ideologi, bicara nasionalisme, itu kok rasanya ada pada saya di saat perjuangan kepada rakyat itu. Kok yang selama ini saya lakukan saat menjabat, dan tanpa ragu sedikit pun siap mati untuk PDIP," kata Ganip Warsito dalam talkshow perayaan HUT ke-77 TNI yang digelar PDIP bertema TNI adalah Kita di Kantor DPP PDIP Gedung B, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/10/2022).
Kemudian, Wadan Kobangdikal Mabes AL, Waaster Panglima TNI, Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Mabes TNI, Staf Ahli Panglima TNI, dan Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Laut.
Baca juga: Pensiunan Jenderal TNI Ini Sebut Deddy Corbuzier Wajib Ikut Apel Pagi
3. Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin
Pria kelahiran Majalengka, 8 September 1952 ini juga anggota Komisi I DPR. TB Hasanuddin pernah menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR pada periode 2014 - 2018 dan periode 2009 - 2014.
Sebelum terjun ke dunia politik, TB Hasanuddin pernah bertugas di Batalyon Kodam III Siliwangi pada periode 1975 - 1983. Kemudian, Instruktur di AKABRI Magelang pada periode 1983 - 1985.

Foto/dpr.go.id
Selanjutnya, dia bertugas di Kodam I Aceh pada periode 1985 - 1989, dan dosen di Seskoad Bandung pada periode 1989 - 1992. Dia juga pernah ditugaskan di Irak pada 1992 - 1993 sebagai Komandan Sektor Pasukan PBB.
Setelah itu, dia kembali ditarik ke Indonesia, yakni pada periode 1993 - 1994 bertugas di Kostrad dan di Kodam Jaya pada periode 1994 - 1996. Selanjutnya, pada periode 1996 - 1997, TB Hasanuddin menjabat sebagai ajudan Wapres Try Sutrisno.
TB Hasanuddin juga pernah menjadi ajudan Wapres BJ Habibie pada periode 1997 - 1998 dan ajudan Presiden BJ Habibie pada 1998 - 1999. Di era Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, TB Hasanuddin menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden RI pada periode 2001 - 2004.
TB Hasanuddin masih menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden RI periode 2004 - 2005 di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lalu, sebagai Perwira Tinggi Mabes TNI AD pada periode 2005 - 2009.
4. Komjen Pol (Purn) Muhamad Nurdin
Pria kelahiran Kuningan, 6 Februari 1946 ini sebagai anggota Komisi III DPR. Saat ini, dia juga sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR.
Berbagai jabatan penting di Kepolisian pernah diembannya, salah satunya adalah Kapolres di wilayah hukum Polda Jawa Barat pada periode 1984-1987 dan Kapolrestabes di wilayah Polda Jabar periode 1987 - 1988.

Foto/dpr.go.id
Dia juga pernah menjabat Kapolda Sumatera Utara pada 1996 - 1997, Asbimmas Kapolri pada periode 1997 - 1998. Dia juga pernah menjabat Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada periode 2014 - 2018 dan Sekretaris Pribadi Dubes RI untuk Malaysia pada periode 1975 - 1978.
Baca: 11 Jenderal Bintang 3 Tinggalkan Militer, Salah Satunya Siap Mati untuk PDIP
5. Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito
Ganip merupakan Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ganip diketahui bergabung dengan PDIP baru-baru ini.
Ganip Warsito pun mengaku siap mati untuk partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu. "Bicara idealisme, bicara ideologi, bicara nasionalisme, itu kok rasanya ada pada saya di saat perjuangan kepada rakyat itu. Kok yang selama ini saya lakukan saat menjabat, dan tanpa ragu sedikit pun siap mati untuk PDIP," kata Ganip Warsito dalam talkshow perayaan HUT ke-77 TNI yang digelar PDIP bertema TNI adalah Kita di Kantor DPP PDIP Gedung B, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/10/2022).
Lihat Juga :