Luhut Sebut OTT Tak Efektif, Politikus Demokrat: Bertolak Belakang dengan Keinginan Rakyat
Rabu, 21 Desember 2022 - 11:48 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memandang OTT KPK tidak efektif. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat , Santoso menyoroti pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak perlu terlalu banyak melakukan Operasi Tangkap Tangan ( OTT ). Pernyataan itu dinilai tidak tepat karena rakyat menginginkan pemberantasan korupsi dilakukan dengan maksimal.
"Tuntutan rakyat agar pelaku korupsi ditangkap adalah untuk mengurangi perilaku koruptif juga memberi efek jera bagi koruptor," kata Santoso dikutip Rabu (21/12/2022).
Santoso memandang permintaan Luhut menyimpang dari tujuan utama pendirian KPK yaitu sebagai lembaga pemberantasan korupsi. "Pernyataan Pak LBP bahwa dengan banyaknya OTT oleh KPK, kemudian menyebabkan dampak citra negara akan jelek di mata internasional, bertolak belakang dengan keinginan publik tentang pemberantasan korupsi. Sebab, apa yang menjadi dasar berdampak citra buruk itu juga darimana sumbernya," ujarnya.
Baca juga: Sebut OTT KPK Kurang Efektif Basmi Korupsi, Luhut Tekankan Digitalisasi
Menurutnya, saat ini pemberantasan korupsi oleh KPK masih sangat perlu dilakukan karena korupsi marak di Indonesia. Korupsi sebagai kejahatan kemanusiaan yang luar biasa, maka penanganananya juga harus luar biasa.
"Tuntutan rakyat agar pelaku korupsi ditangkap adalah untuk mengurangi perilaku koruptif juga memberi efek jera bagi koruptor," kata Santoso dikutip Rabu (21/12/2022).
Santoso memandang permintaan Luhut menyimpang dari tujuan utama pendirian KPK yaitu sebagai lembaga pemberantasan korupsi. "Pernyataan Pak LBP bahwa dengan banyaknya OTT oleh KPK, kemudian menyebabkan dampak citra negara akan jelek di mata internasional, bertolak belakang dengan keinginan publik tentang pemberantasan korupsi. Sebab, apa yang menjadi dasar berdampak citra buruk itu juga darimana sumbernya," ujarnya.
Baca juga: Sebut OTT KPK Kurang Efektif Basmi Korupsi, Luhut Tekankan Digitalisasi
Menurutnya, saat ini pemberantasan korupsi oleh KPK masih sangat perlu dilakukan karena korupsi marak di Indonesia. Korupsi sebagai kejahatan kemanusiaan yang luar biasa, maka penanganananya juga harus luar biasa.
Lihat Juga :