Belanda Minta Maaf, Nurul Arifin: Harus Kembalikan Juga Aset Bangsa Indonesia
Rabu, 21 Desember 2022 - 10:23 WIB
loading...
Anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin menyatakan, jika permintaan maaf dari Belanda adalah satu hal. Namun, pengalihan relokasi aset perlu ada perhitungannya. Foto/Dok/DPR
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan permintaan maaf dari Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte atas keterlibatan Belanda dalam perbudakan selama 250 tahun di Indonesia, dilakukan pada Senin (19/12/2022). Permintaan maaf Belanda ini dilakukan secara resmi dan di depan umum.
Pernyataan permintaan maaf itu setelah negara yang pernah menjajah Indonesia ratusan tahun ini menyadari, jika perbudakan adalah jenis kejahatan terhadap kemanusiaan.
Anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin menyatakan, jika permintaan maaf adalah satu hal. Namun, pengalihan relokasi aset perlu ada perhitungannya. Pasalnya, ada banyak aset-aset budaya penting yang tak ternilai harganya, milik bangsa Indonesia, yang hingga kini masih ditahan atau dikuasai oleh Kerajaan Belanda.
"Kolonialisasi Belanda itu berlangsung ratusan tahun. Banyak kekayaan alam bangsa-bangsa jajahan, terutama Indonesia, yang dikeruk oleh mereka selama masa-masa tersebut," kata anggota Fraksi Partai Golkar itu, Selasa (20/12/2022).
Baca juga: PM Belanda Minta Maaf atas 250 Tahun Perbudakan
Pernyataan permintaan maaf itu setelah negara yang pernah menjajah Indonesia ratusan tahun ini menyadari, jika perbudakan adalah jenis kejahatan terhadap kemanusiaan.
Anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin menyatakan, jika permintaan maaf adalah satu hal. Namun, pengalihan relokasi aset perlu ada perhitungannya. Pasalnya, ada banyak aset-aset budaya penting yang tak ternilai harganya, milik bangsa Indonesia, yang hingga kini masih ditahan atau dikuasai oleh Kerajaan Belanda.
"Kolonialisasi Belanda itu berlangsung ratusan tahun. Banyak kekayaan alam bangsa-bangsa jajahan, terutama Indonesia, yang dikeruk oleh mereka selama masa-masa tersebut," kata anggota Fraksi Partai Golkar itu, Selasa (20/12/2022).
Baca juga: PM Belanda Minta Maaf atas 250 Tahun Perbudakan
Lihat Juga :