Airlangga Hartarto Unggul di Survei Capres DSI
Selasa, 20 Desember 2022 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Persepsi tersebut didukung dengan keyakinan masyarakat dalam menghadapi ancaman ekonomi yang mencapai 79,7%, sedangkan yang tidak yakin sebanyak 20,3%. "Jika dilihat berdasarkan jenis kondisinya, mayoritas responden menganggap pendapatannya dan keluarga akan lebih baik pada 2023. Hal tersebut disampaikan oleh 77,9% respoden dengan alasan masyarakat optimis bahwa ketersediaan lapangan kerja di tahun depan akan lebih baik," katanya.
Untuk itu, kriteria Presiden 2024 menurut masyarakat, sebanyak 80,2% ingin pengganti Jokowi bisa melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini. Kemudian sebanyak 85,2% ingin presiden yang mengetahui apa yang diinginkan serta dibutuhkan oleh rakyatnya. Indonesia adalah negara besar karena itu jangan sampai sosok pemimpin mendatang sekadar duduk manis di Istana.
"Karakter pemimpin/presiden yang diinginkan masyarakat tergambar dalam jawaban 1.988 responden, di mana sebanyak 87,2% menginginkan presiden yang memiliki inovasi kebijakan yang akan memperbaiki kualitas hidup banyak orang. Selain itu, anak muda menginginkan kebijakan inovatif sekaligus konkret mengatasi permasalahan," ucapnya.
Kemudian sebanyak 89,6% menginginkan presiden yang memiliki karakter keberanian dan ketegasan dalam mengambil keputusan. "Ini penting di mana ketika Indonesia sedang menghadapi Covid-19, banyak kebijakan yang dibuat di tengah ketidakpastian. Pebisnis pun juga harus adaptif agar usahanya bertahan," katanya.
Sementara itu, pengamat politik Universitas Sriwijaya (Unsri) Febrian menilai unggulnya elektabilitas Airlangga adalah hal yang wajar. "Airlangga unggul di (survei) DSI itu karena Airlangga sosok yang ideal ketimbang capres yang ada," katanya.
Untuk itu, kriteria Presiden 2024 menurut masyarakat, sebanyak 80,2% ingin pengganti Jokowi bisa melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini. Kemudian sebanyak 85,2% ingin presiden yang mengetahui apa yang diinginkan serta dibutuhkan oleh rakyatnya. Indonesia adalah negara besar karena itu jangan sampai sosok pemimpin mendatang sekadar duduk manis di Istana.
"Karakter pemimpin/presiden yang diinginkan masyarakat tergambar dalam jawaban 1.988 responden, di mana sebanyak 87,2% menginginkan presiden yang memiliki inovasi kebijakan yang akan memperbaiki kualitas hidup banyak orang. Selain itu, anak muda menginginkan kebijakan inovatif sekaligus konkret mengatasi permasalahan," ucapnya.
Kemudian sebanyak 89,6% menginginkan presiden yang memiliki karakter keberanian dan ketegasan dalam mengambil keputusan. "Ini penting di mana ketika Indonesia sedang menghadapi Covid-19, banyak kebijakan yang dibuat di tengah ketidakpastian. Pebisnis pun juga harus adaptif agar usahanya bertahan," katanya.
Sementara itu, pengamat politik Universitas Sriwijaya (Unsri) Febrian menilai unggulnya elektabilitas Airlangga adalah hal yang wajar. "Airlangga unggul di (survei) DSI itu karena Airlangga sosok yang ideal ketimbang capres yang ada," katanya.
Lihat Juga :