Penjelasan Bawaslu Respons Kritikan Presiden Soal Politik Uang
Selasa, 20 Desember 2022 - 15:39 WIB
loading...
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja mengatakan, pihaknya mendapat kritik Presiden Jokowi terkait politik uang, pengawasan media sosial, polarisasi, dan SARA. Foto/Irfan Maulana/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) , Rahmat Bagja mengatakan pihaknya mendapat kritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kata dia, kritik tersebut konsen pada politik uang, pengawasan media sosial, polarisasi, dan SARA.
Kata Bagja, menurut Jokowi Bawaslu punya kekuatan dalam menjalankan fungsi tersebut. Namun, Bawaslu dinilai terkadang tak mengerti kekuatannya sendiri.
"Nah itu juga kritik terhadap kami. Kami terima (krtik) Pak Presiden tersebut, sehingga kami lebih sadar diri lagi ke depan," ucap Rahmat Bagja di Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2022).
Baca juga: Jokowi Sebut Politik Uang Sudah Jadi Penyakit, Setiap Pemilu Pasti Ada
Soal politik uang kata Bagja, pihaknya harus melihat putusan Bawaslu. "Di pidana pemilu tahun 2019, itu ada sekitar 70-an (kasus) tentang politik uang, dan 382 putusan pidana," ucapnya.
Kata Bagja, menurut Jokowi Bawaslu punya kekuatan dalam menjalankan fungsi tersebut. Namun, Bawaslu dinilai terkadang tak mengerti kekuatannya sendiri.
"Nah itu juga kritik terhadap kami. Kami terima (krtik) Pak Presiden tersebut, sehingga kami lebih sadar diri lagi ke depan," ucap Rahmat Bagja di Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2022).
Baca juga: Jokowi Sebut Politik Uang Sudah Jadi Penyakit, Setiap Pemilu Pasti Ada
Soal politik uang kata Bagja, pihaknya harus melihat putusan Bawaslu. "Di pidana pemilu tahun 2019, itu ada sekitar 70-an (kasus) tentang politik uang, dan 382 putusan pidana," ucapnya.
Lihat Juga :