Ini Deretan Ketua Umum Partai Golkar, dari Tentara ke Tangan Pengusaha
Minggu, 18 Desember 2022 - 08:29 WIB
loading...
A
A
A
4. Sudharmono (1983-1988)
![Ini Deretan Ketua Umum Partai Golkar, dari Tentara ke Tangan Pengusaha]()
Foto/wikipedia
Sudharmono yang menjadi ketua umum Golkar keempat pada Munas Golkar III tahun 1983 merupakan tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Dia lahir di Cerme, Gresik pada 12 Maret 1927.
Sebagai Ketua, Sudharmono banyak melakukan inspeksi keliling cabang Golkar di daerah. Sudharmono juga menggerakan anggota Golkar untuk mendapatkan lebih banyak pemilih Golkar, hasilnya suara Golkar meningkat dari 64% menjadi 72% pada Pemilu 1987.
5. Wahono (1988-1993)
![Ini Deretan Ketua Umum Partai Golkar, dari Tentara ke Tangan Pengusaha]()
Foto/istimewa
Wahono adalah tentara terakhir yang menjadi ketua umum Golkar. Pangkat terakhirnya Letnan Jenderal. Pernah menjadi ketua MPR dan Gubernur Jawa Timur, pria kelahiran Tulungagng itu meninggal di Jakarta pada 8 November 2004 dan dimakamkan di TMP Kalibata.
6. Harmoko (1993-1998)
![Ini Deretan Ketua Umum Partai Golkar, dari Tentara ke Tangan Pengusaha]()
Foto/istimewa
Harmoko adalah ketua umum pertama Golkar dari sipil sekaligus yang terakhir sebelum era reformasi. Harmoko sebelumnya dikenal sebagai wartawan. Dia adalah ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1972 lalu terpilih sebagai anggota DPR dari Golka pada Pemilu 1977.
Lima tahun berselang, Harmoko diangkat sebagai Menteri Penerangan. Sejak itulah, Harmoko menjadi salah satu menteri Soehato paling dikenal sepanjang sejarah Orde Baru. Harmoko meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada 4 Juli 2021.
7. Akbar Tandjung (1998-2004)
![Ini Deretan Ketua Umum Partai Golkar, dari Tentara ke Tangan Pengusaha]()
Foto/golkarpedia
Akbar Tandjung adalah ketua umum Golkar kedua dari sipil. Dia juga merupakan ketua umum Golkar pertama setelah reformasi. Akbar Tanjung menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada 11 Juli 1998 sampai 19 Desember 2004 menggantikan Harmoko.

Foto/wikipedia
Sudharmono yang menjadi ketua umum Golkar keempat pada Munas Golkar III tahun 1983 merupakan tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Dia lahir di Cerme, Gresik pada 12 Maret 1927.
Sebagai Ketua, Sudharmono banyak melakukan inspeksi keliling cabang Golkar di daerah. Sudharmono juga menggerakan anggota Golkar untuk mendapatkan lebih banyak pemilih Golkar, hasilnya suara Golkar meningkat dari 64% menjadi 72% pada Pemilu 1987.
5. Wahono (1988-1993)

Foto/istimewa
Wahono adalah tentara terakhir yang menjadi ketua umum Golkar. Pangkat terakhirnya Letnan Jenderal. Pernah menjadi ketua MPR dan Gubernur Jawa Timur, pria kelahiran Tulungagng itu meninggal di Jakarta pada 8 November 2004 dan dimakamkan di TMP Kalibata.
6. Harmoko (1993-1998)

Foto/istimewa
Harmoko adalah ketua umum pertama Golkar dari sipil sekaligus yang terakhir sebelum era reformasi. Harmoko sebelumnya dikenal sebagai wartawan. Dia adalah ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1972 lalu terpilih sebagai anggota DPR dari Golka pada Pemilu 1977.
Lima tahun berselang, Harmoko diangkat sebagai Menteri Penerangan. Sejak itulah, Harmoko menjadi salah satu menteri Soehato paling dikenal sepanjang sejarah Orde Baru. Harmoko meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada 4 Juli 2021.
7. Akbar Tandjung (1998-2004)

Foto/golkarpedia
Akbar Tandjung adalah ketua umum Golkar kedua dari sipil. Dia juga merupakan ketua umum Golkar pertama setelah reformasi. Akbar Tanjung menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada 11 Juli 1998 sampai 19 Desember 2004 menggantikan Harmoko.
Lihat Juga :