Survei Lemkapi: Kepercayaan Masyarakat terhadap Kinerja Polri Terus Membaik

Sabtu, 17 Desember 2022 - 18:33 WIB
loading...
Survei Lemkapi: Kepercayaan...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja institusi Polri terus membaik menjelang akhir 2022. Hal ini terpotret dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi).

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengatakan, pihaknya melakukan survei secara nasional untuk melihat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja institusi Polri. Hasil survei menunjukkan tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus membaik pascapenanganan berbagai kasus menonjol atau sorotan publik dalam dalam lima terakhir.

"Kasus yang banyak disorot publik antara lain penanganan dan proses persidangan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan kasus narkoba yang melibatkan mantan Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa," kata Edi, Sabtu (17/12/2022).

Baca juga: Kepercayaan Publik pada Polri Naik Lagi, Mantan Sekjen PBNU: Bukti Kerja Keras Kapolri

Selain itu, perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang meminta seluruh Polda menerapkan tilang elektronik (ETLE), dan penghentian tilang manual, menjadikan Polri semakin dipercaya masyarakat.

Survei dilaksanakan Lemkapi pada 2-14 Desember 2022 dengan melibatkan 1.000 responden berusia 17 tahun ke atas. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9%. Tingkat kepercayaan dalam survei ini sebesar 95%.

Hasil survei menyebutkan trust atau kepercayaan publik terhadap institusi Polri pada Desember 2022 berada pada angka 71,4%. Angka ini terus menguat apabila dibandingkan hasil survei sebelumnya pada Agustus 2022, di angka 56,3%.

Dalam hasil survei ini disebutkan terdapat sejumlah alasan responden menilai kinerja institusi Polri semakin dipercaya. Antara lain masyarakat melihat penanganan dan fakta ketegasan Polri yang transparan mengungkap kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan Ferdy Sambo. Bahkan persidangan dibuka ke publik.

Selain itu, kata dosen hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini, penegakan hukum yang tegas terhadap Teddy Minahasa yang terlibat narkoba juga banyak diapresiasi publik. Kemudian, instruksi Kapolri dalam pengoperasian ETLE dan penghentian tilang manual di seluruh indonesia, serta melihat sinergitas Polri dan TNI.

Pengamanan kegiatan internasional G20 di Bali, juga banyak dipuji dan menyumbang trust masyarakat terhadap Polri. "Kami melihat transparansi Polri dalam merespons cepat berbagai kasus sorotan masyarakat sangat baik. Jika respons cepat ini konsisten dilakukan, ke depan tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri tentu akan semakin baik lagi," kata Edi.

Hasil survei juga terdapat responden yang belum sepenuhnya percaya terhadap kinerja Polri, yakni sebanyak 19,1%. Alasan responden belum sepenuhnya percaya terhadap kinerja Polri bermacam-macam, antara lain penanganan kasus tambang ilegal yang melibatkan Ismail Bolong yang sampai saat ini belum tuntas.

Selain itu, kinerja Reserse yang masih banyak dikeluhkan dan penanganan keamanan dalam tragedi Kanjuruhan Malang yang menyebabkan ratusan korban jiwa. Dalam survei ini ada usulan responden yang muncul meminta kepada Polri terus melengkapi sarana dan prasarana dalam pengoperasian tilang elektronik di seluruh Indonesia agar pelaksanaannya bisa lebih merata dan maksimal.

Dalam survei kinerja Polri ini, terdapat sekitar 9,5% tidak memberikan komentar. "Kita harapkan Polri menjadikan masukan ini dapat mewujudkan Polri yang semakin baik, dan kehadiran program Presisi Lapolri semakin dirasakan masyrakat," kata Edi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved