Buka Rakernas LAZISNU, Ketum PBNU: Jadilah Lembaga Zakat yang Istimewa
Sabtu, 17 Desember 2022 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Gus Yahya pun menegaskan Nahdlatul Ulama didirikan karena peduli kepada masalah-masalah keagamaan. Motivasi paling utama dari Nahdlatul Ulama adalah urusan agama, sebelum urusan yang lainnya.
Masalah keagamaan, sambungnya, secara umum bisa memiliki dua dimensi utama. Pertama adalah Tashorruf ‘ala al-Ro’iyyah dan yang kedua adalah Zakat.
“Tashorruf ‘ala al-Ro’iyyah itu artinya ya mengembangkan berbagai macam upaya untuk menciptakan kemaslahatan bagi masyarakat. Dan yang paling utama sesudah itu adalah zakat. Bukan hanya memberikan bantuan kepada mereka yang kualitas hidupnya tertinggal, tetapi sesungguhnya secara keseluruhan merupakan satu strategi untuk memelihara kohesi di dalam masyarakat itu sendiri, agar keseluruhan masyarakat dari kalangan manapun menjadi satu bagian bersama; kelompok yang satu terikat pada hak-hak dari kelompok yang lain,” tegasnya. Baca juga: Rapat Koordinasi Pengawasan, Gus Yaqut Minta Irjen Kemenag Kawal Perbaikan Pelayanan Publik
Untuk diketahui, pada helatan Rakernas Tahun 2022, LAZISNU PBNU mengundang para peserta dari perwakilan pengurus LAZISNU PWNU dari 23 provinsi, LAZISNU PCNU dari 190 kabupaten/kota, dan 13 pengurus LAZISNU PCINU dari 13 negara. Rakernas LAZISNU ini akan dilangsungkan selama tiga hari, Jumat sampai Minggu tanggal 16-18 Desember 2022.
Masalah keagamaan, sambungnya, secara umum bisa memiliki dua dimensi utama. Pertama adalah Tashorruf ‘ala al-Ro’iyyah dan yang kedua adalah Zakat.
“Tashorruf ‘ala al-Ro’iyyah itu artinya ya mengembangkan berbagai macam upaya untuk menciptakan kemaslahatan bagi masyarakat. Dan yang paling utama sesudah itu adalah zakat. Bukan hanya memberikan bantuan kepada mereka yang kualitas hidupnya tertinggal, tetapi sesungguhnya secara keseluruhan merupakan satu strategi untuk memelihara kohesi di dalam masyarakat itu sendiri, agar keseluruhan masyarakat dari kalangan manapun menjadi satu bagian bersama; kelompok yang satu terikat pada hak-hak dari kelompok yang lain,” tegasnya. Baca juga: Rapat Koordinasi Pengawasan, Gus Yaqut Minta Irjen Kemenag Kawal Perbaikan Pelayanan Publik
Untuk diketahui, pada helatan Rakernas Tahun 2022, LAZISNU PBNU mengundang para peserta dari perwakilan pengurus LAZISNU PWNU dari 23 provinsi, LAZISNU PCNU dari 190 kabupaten/kota, dan 13 pengurus LAZISNU PCINU dari 13 negara. Rakernas LAZISNU ini akan dilangsungkan selama tiga hari, Jumat sampai Minggu tanggal 16-18 Desember 2022.
(kri)
Lihat Juga :