Indeks Kerawanan Pemilu 2024, Bawaslu: DKI Jakarta Tertinggi se-Indonesia
Jum'at, 16 Desember 2022 - 12:25 WIB
loading...
Anggota Bawaslu RI dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty mengungkapkan DKI Jakarta menjadi provinsi paling tinggi dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkapkan DKI Jakarta menjadi provinsi paling tinggi dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Hasil IKP dan Pemilihan Serentak 2024, Jakarta mendapat nilai 88,95.
Provinsi Sulawesi Utara menyusul di peringkat 2 dengan poin 87,48 dan Maluku Utara 84,86 di peringkat 3. Selanjutnya Jawa Barat di peringkat 4 dengan 77,04 dan Kalimantan Timur peringkat 5 dengan poin 77,04. Baca juga: Akses Sipol KPU Terbatas, Bawaslu Mengaku Kesulitan Awasi Proses Pemilu 2024
Anggota Bawaslu RI dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty mengatakan IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 menegaskan, jika aspek profesionalisme tidak dijaga dan dikuatkan, berpeluang besar memberikan pengaruh terhadap lahirnya kerawanan di Pemilu 2024.
"Dimensi penyelenggaraan pemilu ini lebih tinggi konstribusinya terhadap potensi lahirnya kerawanan pemilu dibandingkan tiga dimensi lainnya, yakni dimensi konteks sosial politik, dimensi kontestasi, dan dimensi partisipasi politik," ujarnya saat peluncuran IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak di salah satu hotel di Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2022).
Dia menjelaskan di tingkat provinsi, dimensi penyelenggaraan pemilu tercatat menjadi dimensi paling tinggidalam mempengaruhi kerawanan pemilu dengan skor 54,27. Dimensi berikutnya yang berpotensi besar melahirkan kerawanan pemilu adalah dimensi konteks sosial politik denganskor 46,55.
Provinsi Sulawesi Utara menyusul di peringkat 2 dengan poin 87,48 dan Maluku Utara 84,86 di peringkat 3. Selanjutnya Jawa Barat di peringkat 4 dengan 77,04 dan Kalimantan Timur peringkat 5 dengan poin 77,04. Baca juga: Akses Sipol KPU Terbatas, Bawaslu Mengaku Kesulitan Awasi Proses Pemilu 2024
Anggota Bawaslu RI dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty mengatakan IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 menegaskan, jika aspek profesionalisme tidak dijaga dan dikuatkan, berpeluang besar memberikan pengaruh terhadap lahirnya kerawanan di Pemilu 2024.
"Dimensi penyelenggaraan pemilu ini lebih tinggi konstribusinya terhadap potensi lahirnya kerawanan pemilu dibandingkan tiga dimensi lainnya, yakni dimensi konteks sosial politik, dimensi kontestasi, dan dimensi partisipasi politik," ujarnya saat peluncuran IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak di salah satu hotel di Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2022).
Dia menjelaskan di tingkat provinsi, dimensi penyelenggaraan pemilu tercatat menjadi dimensi paling tinggidalam mempengaruhi kerawanan pemilu dengan skor 54,27. Dimensi berikutnya yang berpotensi besar melahirkan kerawanan pemilu adalah dimensi konteks sosial politik denganskor 46,55.
Lihat Juga :