Rentan Krisis Ideologi dan Sosial, Zulhas Bersyukur RUU HIP Dihentikan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 19:09 WIB
loading...
Rentan Krisis Ideologi...
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersyukur pemerintah cepat tanggap dan menghentikan sementara pembahasan RUU HIP yang rentan memicu krisis ideologi dan juga sosial.Foto/SIINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 ini merupakan krisis kesehatan yang berkembang menjadi krisis ekonomi dan melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia.

Untuk itu, Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan bersyukur pemerintah cepat tanggap dengan menghentikan sementara pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang rentan memicu krisis ideologi dan juga sosial. (Baca juga infografis: Ini Isi RUU HIP yang Memicu Kontroversi dan Ditolak Ramai-Ramai)

“Presiden (Jokowi) menyampaikan sungguh-sungguh berat, bahkan Presiden mengatakan ngeri, krisis kesehatan berkembang jadi krisis ekonomi, kita bersyukur di DPR ada Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila, dan sudah cepat tanggap pemerintah menghentikan,” kata Zulhas saat menjadi pembicara kunci dalam acara peluncuran buku “Menghadang Corona: Advokasi Publik Di Masa Pandemik” karya anggota Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay secara virtual, Jumat (10/7/2020). (Baca juga: Disinggung MPR soal RUU HIP, Ini Respons Presiden Jokowi)

Zulkifli menjelaskan, bila RUU HIP ini terus dibahas di DPR, hal itu bisa menambah krisis yang dihadapi Indonesia. Bukan hanya krisis kesehatan dan krisis ekonomi, tetapi juga bisa melahirkan krisis ideologi yang berlanjut ke krisis sosial. “Karena kalau itu terus juga dibahas, bisa terus krisis kesehatan, melahirkan krisis ekonomi, krisis idelogi pada akhirnya krisis sosial yang kita alami. Mudah-mudahan bisa kita atasi,” ujar besan Amien Rai situ.

Namun demikian, Wakil Ketua MPR ini meyakini Indonesia bisa menghadapi persoalan seberat apapun asalkan bersama-sama menghadapi pandemi ini. Dia pun sudah menyampaikan kepada presiden bahwa orang Indonesia sederhana, asal perut kenyang persoalan seberat apapun bisa diatasi. “Saya sampaikan ke Presiden yang penting terjamin kebutuhan pangan pokok kita,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved