Respons Pernyataan Bamsoet, Nasdem: Hentikan Wacana yang Membuat Gaduh

Jum'at, 09 Desember 2022 - 12:26 WIB
loading...
Respons Pernyataan Bamsoet,...
Pernyataan dari Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang menggiring publik ingin kembali dipimpin Jokowi, terus mendapat respons dari para politikus. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang menggiring publik ingin kembali dipimpin Jokowi berdasarkan hasil Survei Poltracking Indonesia terus mendapat respons dari para politikus. Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali menyebutkan jika hal ini terjadi dapat berdampak buruk pada demokrasi.

"Bernegara itu berkonstitusi. Jadi semua orang taat pada konstitusi. Pilpres itu agenda negara lima tahun sekali. Semua harus berpegang pada itu. Belum dan tidak ada perubahan konstitusi," ujar Ahmad Ali ketika dikonfirmasi, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Masinton Tegaskan PDIP Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Ia mengingatkan, semua anak bangsa terutama pejabat negara yang diberikan mandat oleh rakyat harus berpegang teguh pada konstitusi. Sebelum konstitusi itu berubah, maka semua pihak tidak boleh membuat pernyataan seperti mau dirinya sendiri.

Ali kemudian menyebutkan, sejak sejarah kemerdekaan Indonesia, sudah ada tiga era pemerintahan yang memiliki karakteristiknya masing-masing.

"Orde lama, Orde Baru, dan Reformasi. Proses dua orde itu, semua kekuasaan melanggengkan kekuasaan. Kekuasaan yang terlanjur berlebihan menyebabkan perilaku yang tidak baik seperti korupsi," tuturnya.

Reformasi kemudian kata Ali, melakukan catatan membatasi masa kekuasaan pemerintahan untuk menghindari kediktatoran dan pelanggaran kekuasaan.

"Kondisi ini harus menjadi catatan bagi pimpinan MPR RI. Wacana yang dibangun Pak Bamsoet ini berkonsekuensi bukan kepada mereka tapi menurunnya kepercayaan publik kepada partai politik dan tidak menguntungkan proses demokrasi," tegas Ahmad Ali.

Ahmad Ali juga menyebutkan, pernyataan yang kembali mewacanakan agar Jokowi dapat melanjutkan kepemimpinan justru berdampak tidak baik bagi citra Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Menjadi beban untuk Pak Jokowi dengan wacana liar ini digulirkan. Karena nanti yang terdampak tidak baik bahwa ini maunya Pak Presiden. Padahal Presiden menyatakan dia prodemokrasi dan menaati konstitusi. Ini ulah orang yang sedang mencari muka kepada beliau. Stop membangun wacana yang membuat kegaduhan," tegas Ahmad Ali.

Ia meminta semua pihak, untuk menaati konstitusi yang sudah berlaku saat ini dan menjalankan proses tahapan demokrasi Pemilu 2024 yang terdiri dari Pileg dan Pilpres secara jujur dan adil tanpa kecurangan.

"Jangan membuat masyarakat Indonesia resah dengan isu-isu yang kembali diulang ini. Mari kita kawal Presiden Jokowi agar dapat menyelesaikan kepemimpinan nya dengan legacy yang baik," pungkas Ahmad Ali.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, dalam rilis Survei Poltracking Indonesia secara daring pada Kamis (8/12/2022), Ketua MPR Bambang Soesatyo menyebutkan 73,2% responden puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin menunjukkan, ada korelasi angka tersebut dengan keinginan masyarakat kembali dipimpin Jokowi.

"Pertanyaan pentingnya bagi saya bukan soal puas atau tidak puasnya publik. Tapi apakah ini berkorelasi dengan keinginan publik untuk terus presiden Jokowi ini memimpin kita semua. Saya sendiri ingin mengetahui keinginan publik yang sesungguhnya ini apa. Apakah kepuasan ini ada korelasinya dengan keinginan masyarakat beliau tetap memimpin kita dalam masa transisi ini," ucap Bambang Soesatyo.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Ketua Komisi XIII...
Momen Ketua Komisi XIII DPR Singgung Isu Merger Gerindra-Nasdem
3 Prajurit TNI Gugur...
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ibas Kecam Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
Tegaskan Komitmen Nasdem...
Tegaskan Komitmen Nasdem Dukung RUU PPRT, Sahroni: Bismillah, Kita Sahkan Tahun Ini
Buka Puasa Bersama Anak...
Buka Puasa Bersama Anak Yatim, NasDem Teguhkan Spirit Kebangsaan dan Solidaritas
Sahroni Kembali Jadi...
Sahroni Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR: Mudah-mudahan Saya Menjadi Lebih Baik
Ahmad Sahroni Kembali...
Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Ketua MPR Ungkap Alasan...
Ketua MPR Ungkap Alasan Juri Cerdas Cermat Tak Ucapkan Minta Maaf ke Publik
Ketua MPR Ungkit Peran...
Ketua MPR Ungkit Peran NU bagi Republik, dari Medan Juang hingga Menenangkan Umat
Rekomendasi
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Berita Terkini
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved