Respons Pernyataan Bamsoet, Nasdem: Hentikan Wacana yang Membuat Gaduh
Jum'at, 09 Desember 2022 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
"Orde lama, Orde Baru, dan Reformasi. Proses dua orde itu, semua kekuasaan melanggengkan kekuasaan. Kekuasaan yang terlanjur berlebihan menyebabkan perilaku yang tidak baik seperti korupsi," tuturnya.
Reformasi kemudian kata Ali, melakukan catatan membatasi masa kekuasaan pemerintahan untuk menghindari kediktatoran dan pelanggaran kekuasaan.
"Kondisi ini harus menjadi catatan bagi pimpinan MPR RI. Wacana yang dibangun Pak Bamsoet ini berkonsekuensi bukan kepada mereka tapi menurunnya kepercayaan publik kepada partai politik dan tidak menguntungkan proses demokrasi," tegas Ahmad Ali.
Ahmad Ali juga menyebutkan, pernyataan yang kembali mewacanakan agar Jokowi dapat melanjutkan kepemimpinan justru berdampak tidak baik bagi citra Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Menjadi beban untuk Pak Jokowi dengan wacana liar ini digulirkan. Karena nanti yang terdampak tidak baik bahwa ini maunya Pak Presiden. Padahal Presiden menyatakan dia prodemokrasi dan menaati konstitusi. Ini ulah orang yang sedang mencari muka kepada beliau. Stop membangun wacana yang membuat kegaduhan," tegas Ahmad Ali.
Reformasi kemudian kata Ali, melakukan catatan membatasi masa kekuasaan pemerintahan untuk menghindari kediktatoran dan pelanggaran kekuasaan.
"Kondisi ini harus menjadi catatan bagi pimpinan MPR RI. Wacana yang dibangun Pak Bamsoet ini berkonsekuensi bukan kepada mereka tapi menurunnya kepercayaan publik kepada partai politik dan tidak menguntungkan proses demokrasi," tegas Ahmad Ali.
Ahmad Ali juga menyebutkan, pernyataan yang kembali mewacanakan agar Jokowi dapat melanjutkan kepemimpinan justru berdampak tidak baik bagi citra Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Menjadi beban untuk Pak Jokowi dengan wacana liar ini digulirkan. Karena nanti yang terdampak tidak baik bahwa ini maunya Pak Presiden. Padahal Presiden menyatakan dia prodemokrasi dan menaati konstitusi. Ini ulah orang yang sedang mencari muka kepada beliau. Stop membangun wacana yang membuat kegaduhan," tegas Ahmad Ali.
Lihat Juga :