Perintah Tembak dan Keterangan Ferdy Sambo yang Dibantah Bharada E
Rabu, 07 Desember 2022 - 19:37 WIB
loading...
Richard Eliezer alias Bharada E membantah pernyataan Ferdy Sambo yang mengaku hanya memerintahkan menghajar Brigadir J. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Richard Eliezer (Bharada E) membantah sejumlah pernyataan mantan bosnya Ferdy Sambo dalam kesaksiannya di sidang lanjutan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Briigadir J. Bantahan utama Bharada E berkaitan dengan perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Ferdy Sambo dalam kesaksiannya mengkui memberikan perintah Bharada E untuk ”menghajar” Brigadir. Bahkan, dia mengaku kaget setelah Bharada E ternyata menembakkan pistolnya. Dia berkilah bahwa perintahnya adaah “hajar” tanpa memikirkan sarana atau alat untuk melakukannya.
Baca juga: Ketika Ferdy Sambo Sebut Putri Candrawathi Cinta Pertama dan Terakhir
Tetapi keterangan itu disangkal Bharada E. "Saya membantah kata beliau tentang menghajar, bahwa tidak ada tidak benarnya itu, karena yang sebenarnya kan beliau mengatakan kepada saya dengan keras, teriak juga, dia mengatakan kepada saya untuk 'woy kau tembak, kau tembak cepat. Cepat kau tembak," terang Bharada E sambil menirukan percakapan Sambo di PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
Bharada E juga meluruskan keterangan Sambo perihal menanyakan kesiapannya untuk menembak Brigadir J. "Yang benar adalah pada saat itu beliau memerintahkan saya untuk menembak Yosua dan setelah itu dia juga menceritakan kepada saya tentang skenario yang nanti akan dijelaskan dan dijalankan di Duren tiga," terangnya.
Terakhir, Bharada E membantah keterangan Sambo perihal tak memberikan amunisi kepadanya untuk menembak Brigadir J. Ia menegaskan, Sambo memberikan satu kotak magazine untuk menembak Brigadir J.
Ferdy Sambo dalam kesaksiannya mengkui memberikan perintah Bharada E untuk ”menghajar” Brigadir. Bahkan, dia mengaku kaget setelah Bharada E ternyata menembakkan pistolnya. Dia berkilah bahwa perintahnya adaah “hajar” tanpa memikirkan sarana atau alat untuk melakukannya.
Baca juga: Ketika Ferdy Sambo Sebut Putri Candrawathi Cinta Pertama dan Terakhir
Tetapi keterangan itu disangkal Bharada E. "Saya membantah kata beliau tentang menghajar, bahwa tidak ada tidak benarnya itu, karena yang sebenarnya kan beliau mengatakan kepada saya dengan keras, teriak juga, dia mengatakan kepada saya untuk 'woy kau tembak, kau tembak cepat. Cepat kau tembak," terang Bharada E sambil menirukan percakapan Sambo di PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
Bharada E juga meluruskan keterangan Sambo perihal menanyakan kesiapannya untuk menembak Brigadir J. "Yang benar adalah pada saat itu beliau memerintahkan saya untuk menembak Yosua dan setelah itu dia juga menceritakan kepada saya tentang skenario yang nanti akan dijelaskan dan dijalankan di Duren tiga," terangnya.
Terakhir, Bharada E membantah keterangan Sambo perihal tak memberikan amunisi kepadanya untuk menembak Brigadir J. Ia menegaskan, Sambo memberikan satu kotak magazine untuk menembak Brigadir J.
Lihat Juga :