Waspada Potensi Nyata Gempa di Sekitar Kita
Rabu, 07 Desember 2022 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Apakah rentetan gempa setelah di Cianjur dan letusan di Semeru ada keterkaitan? Hingga kini belum ada penelitian atau data valid menjelaskan hal itu. Namun menurut sejumlah ahli, bisa jadi ada keterkaitan antara gempa yang satu dengan lainnya seperti dipengaruhi pergeseran lempeng dan lain sebagainya.
Gempa bumi memang membutuhkan penelitian yang sangat mendalam dan panjang. Bahkan, begitu kompleksnya ilmu tentang kegempaan tersebut, hingga kini belum ada pengetahuan yang mumpuni untuk memastikan kapan gempa akan terjadi. Para ahli, dengan berbasis rumus-rumus tertentu, sementara hanya bisa menghitung adanya potensi gempa di suatu wilayah tertentu. Itu pun tidak final.
Gempa Cianjur misalnya, sejumlah ahli BMKG menduga karena patahan di Sesar Cimandiri. Namun, beberapa hari terakhir, sejumlah ahli lain seperti Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB Sri Budiantoro dan timnya menilai, gempa itu bagian dari gangguan di Sesar Baribis. Bahkan, Sesar Baribis ini disebut-sebut menyimpan potensi guncangan sangat dahsyat atau yang dikenal megathrust.
Gempa besar ini bisa berkekuatan 9,1 magnitudo. Sesar ini membentang dari Banten hingga Jawa Barat. Sesar yang melewati daerah selatan Jakarta ini pulalah dinilai menyimpan potensi gempa besar yang dampaknya membahayakan bagi warga Jabodetabek. Ancaman megathrust juga terdapat di bagian timur Pulau Jawa.
Di tengah keterbatasan-keterbatasan yang ada, faktanya, gempa telah banyak terjadi di sekitar kita dalam waktu berdekatan ini. Bahkan, sebagian gempa, tingkat guncangannya juga bersesuaian dengan prediksi sejumlah ilmuan. Gempa Cianjur dengan magnitudo 5,6 misalnya, telah jauh hari diprediksi para ahli memang berkekuatan besar.
Gempa bumi memang membutuhkan penelitian yang sangat mendalam dan panjang. Bahkan, begitu kompleksnya ilmu tentang kegempaan tersebut, hingga kini belum ada pengetahuan yang mumpuni untuk memastikan kapan gempa akan terjadi. Para ahli, dengan berbasis rumus-rumus tertentu, sementara hanya bisa menghitung adanya potensi gempa di suatu wilayah tertentu. Itu pun tidak final.
Gempa Cianjur misalnya, sejumlah ahli BMKG menduga karena patahan di Sesar Cimandiri. Namun, beberapa hari terakhir, sejumlah ahli lain seperti Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB Sri Budiantoro dan timnya menilai, gempa itu bagian dari gangguan di Sesar Baribis. Bahkan, Sesar Baribis ini disebut-sebut menyimpan potensi guncangan sangat dahsyat atau yang dikenal megathrust.
Gempa besar ini bisa berkekuatan 9,1 magnitudo. Sesar ini membentang dari Banten hingga Jawa Barat. Sesar yang melewati daerah selatan Jakarta ini pulalah dinilai menyimpan potensi gempa besar yang dampaknya membahayakan bagi warga Jabodetabek. Ancaman megathrust juga terdapat di bagian timur Pulau Jawa.
Di tengah keterbatasan-keterbatasan yang ada, faktanya, gempa telah banyak terjadi di sekitar kita dalam waktu berdekatan ini. Bahkan, sebagian gempa, tingkat guncangannya juga bersesuaian dengan prediksi sejumlah ilmuan. Gempa Cianjur dengan magnitudo 5,6 misalnya, telah jauh hari diprediksi para ahli memang berkekuatan besar.
Lihat Juga :