Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Periksa 6 Saksi

Rabu, 07 Desember 2022 - 03:50 WIB
loading...
Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Periksa 6 Saksi
Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa enam orang saksi terkait kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung ( Kejagung ) memeriksa enam orang saksi terkait kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5. Penyediaan infrastruktur tersebut dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) tahun 2020 - 2022.

Salah satu saksi yang diperiksa oleh tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) adalah DN selaku Karyawan PT Intisel Prodaktifakom. Kemudian, R selaku tenaga ahli Project Manager Unit BAKTI dan M selaku tenaga ahli Project Manager Unit Badan BAKTI.

Lalu, AD selaku Direktur Keuangan BAKTI, PL selaku pejabat penandatangan Surat Perintah membayar BAKTI Kominfo, dan SKS selaku staf marketing unit usaha tower PT Bukaka Teknik Utama.

Baca juga: Dugaan Korupsi BTS Kominfo, ICW Desak Kejagung Periksa Johnny Plate

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 sampai dengan 2022," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam siaran pers, Selasa, (6/12/2022).

Sebelumnya, Kejagung telah memeriksa tiga orang saksi, salah satunya adalah D merupakan karyawan PT ZMG Telekomunikasi Service Indonesia. Kemudian, DA selaku Wakil Pokja Pemilihan Proyek Penyediaan Infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung. Lalu, GW selaku Wakil Pokja Pemilihan Proyek Penyediaan Infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung.
(rca)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1647 seconds (10.101#12.26)