Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Jum'at, 10 Juli 2020 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A

Responden menilai, bahwa reshuffle perlu dilakukan karena adanya beberapa pos kementerian yang dipegang oleh orang yang kurang pas. "Saya pikir perlu ada perombakan kabinet karena ada beberapa menteri sekarang ada yang kurang pas penempatannya sehingga memengaruhi kinerja," kata Ilham, warga Jakarta.
Sendy, seorang warga berstatus karyawan juga mengamini perlunya reshuffle. Menurutnya, di tengah pandemi ini, dibutuhkan menteri-menteri yang bisa bekerja extraordinary. "Menghadapi pandemi yang sedang terjadi saat ini butuh kemampuan luar biasa. Jadi memang benar yang dibilang Pak Jokowi, kinerja yang masih biasa aja saat ini patut di-reshuffle," ujarnya.(Baca juga: Jokowi Soroti Menteri Lagi: Tiga Bulan WFH Kok Malah Kayak Cuti )

Secara umum, kinerja para menteri di Kabinet Indonesia Maju sendiri dinilai para responden belum terlalu menggembirakan. Kinerja Kabinet Indonesia Maju yang diisi oleh 38 menteri dan pejabat setingkat menteri sebagian besar dinilai "cukup" oleh 52% responden. Dari sejumlah bidang kementerian tersebut, ada tiga bidang yang dinilai perlu menggenjot kinerjanya, yaitu bidang kesehatan, tenaga kerja serta bidang pendidikan.
Lihat Juga :