Soal Batas ZEE dengan Vietnam, Indonesia Jangan Sampai Kehilangan Wilayah Laut
Jum'at, 02 Desember 2022 - 21:16 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan tentang pentingnya perundingan terkait batas zona ekonomi eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Vietnam. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pentingnya perundingan terkait batas zona ekonomi eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Vietnam. Hal ini ditegaskan Jokowi saat pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Bui Thanh Son beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Bapak Presiden mengatakan, penting bagi kedua negara untuk menetapkan target baru untuk beberapa tahun ke depan. Ini nanti akan kita bahas pada saat pertemuan kedua menteri luar negeri," ujar Menlu Retno Marsudi seperti dikutip website setneg, Jumat (2/12/2022).
Merespons hal ini, Koalisi NGO untuk Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan (Koral) menegaskan, ada beberapa kerugian yang diterima Indonesia jika pemberian konsesi ke Vietnam.
Baca juga: Di Hadapan Menlu Vietnam, Jokowi Sampaikan Pentingnya Percepat Perundingan ZEE
Pertama, Indonesia kehilangan wilayah laut yang cukup luas. Bukan hanya penyempitan luas secara geografis, tetapi juga kehilangan klaim akan sumber daya yang berada di dalamnya.
"Bapak Presiden mengatakan, penting bagi kedua negara untuk menetapkan target baru untuk beberapa tahun ke depan. Ini nanti akan kita bahas pada saat pertemuan kedua menteri luar negeri," ujar Menlu Retno Marsudi seperti dikutip website setneg, Jumat (2/12/2022).
Merespons hal ini, Koalisi NGO untuk Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan (Koral) menegaskan, ada beberapa kerugian yang diterima Indonesia jika pemberian konsesi ke Vietnam.
Baca juga: Di Hadapan Menlu Vietnam, Jokowi Sampaikan Pentingnya Percepat Perundingan ZEE
Pertama, Indonesia kehilangan wilayah laut yang cukup luas. Bukan hanya penyempitan luas secara geografis, tetapi juga kehilangan klaim akan sumber daya yang berada di dalamnya.
Lihat Juga :