Prabowo Sebut Guru Merupakan Sosok Penting dalam Peradaban Bangsa

Kamis, 01 Desember 2022 - 15:54 WIB
loading...
Prabowo Sebut Guru Merupakan Sosok Penting dalam Peradaban Bangsa
Menhan Prabowo Subianto, bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan saat menghadiri sidang pengukuhan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Profesor Bidang Ilmu Hukum, di SICC, Sentul, Bogor, Kamis (1/12/2022). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, guru memiliki peran penting bagi peradaban sebuah bangsa. Menurut Prabowo , guru merupakan sosok penentu keberhasilan peradaban.

"Setiap peradaban yang besar, guru sangat menentukan apakah peradaban itu berhasil atau tidak," kata Prabowo saat menghadiri sidang pengukuhan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Profesor Bidang Ilmu Hukum, di SICC, Sentul, Bogor, Kamis (1/12/2022).

"Pemimpin-pemimpin besar di dunia, yang memimpin perubahan, yang memimpin pembangunan, yang memimpin kebangkitan-kebangkitan suatu bangsa, yang memimpin perjuangan-perjuangan kemerdekaan selalu menempatkan pendidikan yang paling terutama," tambahnya.

Baca juga: Survei Sebut Prabowo Subianto Menteri Berkinerja Terbaik

Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini kemudian mengingatkan bagaimana kebangkitan bangsa Indonesia telah dimulai jauh sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia. Di mana saat itu semangat para pendidik yang justru membangkitkan semangat kemerdekaan.

"Kita sadar bahwa kebangkitan kita, kemerdekaan kita dimulai jauh sebelum tahun '45. Bangkitnya adalah pada saat tokoh-tokoh bangsa kita muncul sebagai pendidik, muncul dan menyelenggarakan gerakan-gerakan pendidikan," jelasnya," ujarnya.

"Apakah melalui gerakan-gerakan pendidikan agama ataupun pendidikan-pendidikan kebangsaaan. Kebangkitan Budi Utomo, gerakan Taman Siswa, Ki Hajar Dewantara, di situ diletakkan nilai-nilai kebangkitan bangsa," tambahnya.

Baca juga: Guru Penggerak Sebut Bukan Sekadar Guru yang Baik

Pada kesempatan yang sama, sebagai seorang sahabat, Prabowo berpesan kepada Sufmi Dasco agar gelar profesor yang diemban saat ini dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, karena tidak sembarang orang dapat memperolehnya.

Prabowo menyebutkan guru besar bukan orang paling pintar, tetapi orang yang paling bijak yang dapat menyandang gelar kehormatan ini.

"Jadi, dalam suatu bangsa, guru besar memang mereka yang dipandang oleh bangsa tersebut sebagai orang-orang yang paling bijak. Bukan orang-orang yang paling pintar, tetapi lebih dari pintar. Orang-orang yang bijak. The wise men and the wise women, the wise of the nation. Kehormatan yang diberikan di pundakmu tidak ringan," tutup Prabowo.
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2062 seconds (10.101#12.26)