Kemenag Buka Rekrutmen Petugas Pembimbing Haji 2023 Lebih Awal
Rabu, 30 November 2022 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Arsad menyampaikan pentingnya bimbingan manasik yang memberikan pilihan-pilihan pelaksanaan ibadah sesuai kondisi jamaah. Sehingga, jamaah dapat memahami pilihan yang tersedia dan dapat menjalankan ibadah sesuai kondisi fisiknya.
"Ini penting agar jamaah tidak terpaksa atau dipaksa beribadah yang tidak sesuai kondisi fisiknya. Tapi jamaah bisa memanfaatkan pilihan ibadah yang dibenarkan dan sesuai fisiknya," tutur dia.
Lalu terkait kuota, Arsad menginformasikan bahwa pada 9 Januari 2023, akan dilakukan penandatanganan MoU dengan Menteri Haji Arab Saudi. Dengan demikian ia berharap kuota haji Indonesia akan kembali normal ke 221 ribu.
"Insya Allah pada 9 Januari 2023, ada penandatanganan MoU. Saat itu, akan ditandatangani juga seluruh kontrak layanan, akomodasi, transportasi, katering, dan layanan jamaah haji di Masyair," tutupnya.
"Ini penting agar jamaah tidak terpaksa atau dipaksa beribadah yang tidak sesuai kondisi fisiknya. Tapi jamaah bisa memanfaatkan pilihan ibadah yang dibenarkan dan sesuai fisiknya," tutur dia.
Lalu terkait kuota, Arsad menginformasikan bahwa pada 9 Januari 2023, akan dilakukan penandatanganan MoU dengan Menteri Haji Arab Saudi. Dengan demikian ia berharap kuota haji Indonesia akan kembali normal ke 221 ribu.
"Insya Allah pada 9 Januari 2023, ada penandatanganan MoU. Saat itu, akan ditandatangani juga seluruh kontrak layanan, akomodasi, transportasi, katering, dan layanan jamaah haji di Masyair," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :