DPR Akui Polri Lebih Maju Ketimbang Institusi Lain

Senin, 28 November 2022 - 01:06 WIB
loading...
DPR Akui Polri Lebih...
Gedung Mabes Polri. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Habiburokhman mengakui Polri merupakan institusi penegak hukum yang lebih maju ketimbang institusi lain sejenisnya. Polri, kata dia, merupakan institusi penegak hukum paling progresif ketimbang lembaga negara sejenis.

"Johan Budi (anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, red) sejak pertama masuk DPR, dorong Kapolri ambil tindakan nyata, anggota salah dihukum pidana, bukan cuma administrasi tadi, dan itu dilaksanakan. Polri lebih maju daripada institusi-institusi lain," katanya dalam telekonferensi hasil Indikator Politik Indonesia secara daring, Minggu (27/11/2022).

"Beda sekali, kan, ada oknum (institusi penegak hukum lain) melanggar, tapi hanya dikenakan etik atau administrasi jabatan, seperti KPK dan institusi lain," tambahnya.

Baca juga: Kejaksaan Paling Dipercaya Publik dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi



Politikus Gerindra ini berpendapat, sejumlah masalah dalam beberapa waktu terakhir yang dihadapi Polri karena adanya faktor kultur dan penegakan hukum. "Bukan persoalan kurikulum, karena kurikulum Akpol sudah luar biasa. Bahkan, teman-teman Komnas HAM diminta hadir untuk memberi kuliah khusus. Ini lebih kepada kultur dan penagakan hukum," imbuhnya.

Dia menilai upaya untuk meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap kepolisian dengan mendorong perang terbuka melawan pungutan liar (pungli) terhadap anggotanya yang nakal. Menurutnya, perang melawan pungli ini harus maksimal.

“Pasti akan banyak masyarakat yang mengadu. Masyarakat, kan, sekarang cenderung takut kalau enggak kita endorse untuk ngomong. Lalu lintas saja nanti saya lapor, malah (kena delik) pencemaran nama baik, belum lagi rekayasa kasus," tuturnya.

Tingkat kepercayaan publik terhadap kerja-kerja kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil menguat dalam temuan survei Indikator Politik Indonesia. Saat ini angkanya mencapai 60,5%.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan bahwa ada penguatan terkait tingkat kepercayaan atas kerja Polri jika dibandingkan temuan sebelumnya. "Jika pada Agustus 2022 angkanya 54,4%, memasuki November menjadi 60,5%," jelasnya.

Dari jumlah 60,5% masyarakat yang percaya atas kerja-kerja kepolisian, sebesar 51,8% di antaranya masuk kategori cukup percaya. Sementara itu, 8,7% lainnya sangat percaya. "Jika kita bandingkan dengan temuan bulan Agustus, ada peningkatan yang cukup signifikan," pungkasnya.

Diketahui, survei ini digelar pada 30 Oktober-5 November 2022 dengan melibatkan 1.220 responden yang ditemui secara tatap muka. Toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Profil Brigjen Pol Nasri,...
Profil Brigjen Pol Nasri, Teman Seangkatan Kapolri Diangkat Menjadi Kapolda Sulteng
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved