4 Hal Ini Wajib Diperhatikan ketika Terjadi Gempa Bumi

Rabu, 23 November 2022 - 14:56 WIB
loading...
4 Hal Ini Wajib Diperhatikan...
Selain hal-hal yang berkaitan dengan mitgasi, menyelematkan diri sendiri adalah hal pokok yang wajib diperhatikan ketika gempa bumi terjadi. Foto: MPI/Aldhi Candra
A A A
JAKARTA -
Sebagai salah satu negara rawan gempa, seyogyanya edukasi dan pemahaman mitigasi merupakan hal yang harus diperhatikan. Hal ini penting agar bencana alam yang bisa terjadi tiba-tiba tidak menimbullkan kepanikan dan jumlah korban yang besar.

Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai tindakan mitigasi maupun ketika terjadi gempa?

1. Selalu Simpan Nomor Darurat

Masyarakat sebaiknya langsung menghubungi pihak terkait ketika terjadi sebuah bencana. Itulah mengapa, penting untuk menyimpan nomor-nomor penting atau darurat di gawai masing-masing. Contoh layanan nomor panggilan darurat yang bisa dihubungi adalah 112. Menurut Kominfo, nomor ini akan terhubung dengan call center yang dibangun oleh pemerintah daerah. Sementara itu, ada pula nomor 110 untuk menghubungi pihak kepolisian, 115 untuk Basarnas, 119 untuk Kemenkes atau akses ambulans, serta BNPB di nomor 117. Nomor-nomor tersebut disediakan oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Dampak Gempa Cianjur, 22.198 Rumah Rusak

2. Edukasi Diri Sendiri

Masyarakat Indonesia dapat dikatakan sudah memahami internet. Berbagai informasi bisa didapat dengan sangat mudah, termasuk mitigasi bencana alam. Sebagai masyarakat cerdas dan melek teknologi, kita seharusnya rajin mengedukasi diri sendiri mengenai hal-hal apa saja yang wajib dilakukan ketika terjadi bencana alam, terutama gempa bumi.

Contoh edukasi yang bisa diperoleh adalah metode penyelamatan diri ketika gempa. BPBD Kabupaten Bogor menyebut, langkah drop, cover, dan hold on bisa diterapkan. Sederhananya, masyarakat harus menurunkan posisi tubuh yang lebih rendah, mencari pelindung atau penutup kepala dan leher, serta tetap berlindung di tempat kokoh. Jika kita sudah berhasil mengedukasi diri sendiri, maka edukasi kepada orang terdekat dapat langsung dilakukan.

3. Kenali Kondisi Geografis Lokasi Tinggal

Satu hal penting yang juga harus diperhatikan adalah mengenali kondisi geografis lokasi yang kita tinggali. Poin tersebut merupakan hal dasar yang wajib diketahui masing-masing individu. Apalagi, Indonesia masuk salah satu negara yang rawan terkena gempa bumi. Melansir laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sumber gempa bumi di Indonesia umumnya berada di zona subduksi dan sesar aktif di darat. Zona ini rupanya membentang di Pulau Jawa, selatan Pulau Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku.

ESDM juga menyebut beberapa lokasi di Indonesia yang rawan gempa bumi, seperti Kalimantan Timur, Riau, Jawa Barat, NTT, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, informasi mengenai kondisi geografis juga mampu dilacak dari keterangan warga yang sudah lebih dulu menetap. Bukan hanya gempa bumi, rekam jejak geografis lokasi tinggal yang juga patut diketahui adalah banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.



4. Selamatkan Diri

Keselamatan diri menjadi hal utama yang harus diperhatikan saat terjadi gempa. Kendati berkesan egois. Namun, menyelematkan diri sebenarnya membantu menekan korban jiwa agar tidak terlalu banyak. Memang, jika memungkinkan, seseorang yang mampu dapat menyelamatkan orang di sekitarnya. Anda bisa berlindung di bawah meja atau objek keras lainnya. Apabila sedang memasak, pastikan kompor sudah dalam keadaan mati dan cabut semua aliran listrik demi menghindari kebakaran.

Sementara itu, jangan juga terlalu memikirkan barang-barang berharga yang kita miliki. Apabila sudah berhasil keluar, seseorang bisa langsung memeriksa jalur evakuasi terdekat dan teraman bagi orang-orang di sekitarnya. Kepekaan juga sangat dibutuhkan dalam hal ini. Kecakapan dalam mengatasi rasa panik harus dimiliki oleh tiap-tiap orang. Sebab, kepanikan yang berlebih justru akan memperkeruh suasana.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Rekomendasi
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved