Politik Identitas Sempit Dinilai Bisa Timbulkan Konflik Horizontal
Rabu, 23 November 2022 - 06:19 WIB
loading...
Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai bahwa politik identitas yang sempit bisa memicu konflik horizontal. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai bahwa politik identitas yang sempit bisa memicu konflik horizontal. Politik identitas yang sempit jika terus digulirkan ke publik amat berbahaya.
Dia berpendapat bahwa politik identitas sah saja ketika pesan yang disampaikan seperti saling menghargai suku dan budaya atau nilai-nilai seni yang luhur, mengangkat keagungan Tuhan Yang Maha Esa, menghormati apa pun agama yang dianut.
Kata Emrus, yang berbahaya adalah politik identitas yang sempit. Ketika komunikasi politik di ruang publik dimanfaatkan untuk merendahkan kepercayaan, suku, atau budaya tertentu.
Baca juga: Partai Garuda Ajak Tolak Politik Identitas
Dia berpendapat bahwa politik identitas sah saja ketika pesan yang disampaikan seperti saling menghargai suku dan budaya atau nilai-nilai seni yang luhur, mengangkat keagungan Tuhan Yang Maha Esa, menghormati apa pun agama yang dianut.
Kata Emrus, yang berbahaya adalah politik identitas yang sempit. Ketika komunikasi politik di ruang publik dimanfaatkan untuk merendahkan kepercayaan, suku, atau budaya tertentu.
Baca juga: Partai Garuda Ajak Tolak Politik Identitas
Lihat Juga :