KSAD Dudung Dinilai Berpeluang Jadi Panglima TNI, Ini Alasannya
Selasa, 22 November 2022 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tinjau Desa Cugenang Cianjur, Jokowi Didampingi KSAD Dudung hingga Ridwan Kamil
"Dalam beberapa kasus presiden memberikan kepercayaan yang begitu besar kepada Jenderal Dudung karena termasuk orang yang paling berani mengambil risiko, keputusan, peran dan tanggung jawab. Kalau dari sisi itu pastilah KSAD Jenderal Dudung yang paling layak (menjadi Panglima TNI)," katanya.
Ginting menjelaskan, pergantian Panglima TNI tidak harus bergantian atau bergiliran dari 3 matra. Sebab, katanya, pergantian Panglima TNI adalah hak prerogatif presiden.
"Kalau dilihat dari bergiliran itu kan dalam UU ditulis dapat bergantian. Dapat ini bisa bergiliran atau juga tidak dapat bergiliran. Itu multitafsir. Makanya, menurut saya seharusnya kalimat itu tidak perlu ada, cukup bahwa itu hak pregatif presiden karena dalam Pasal 10 UUD 45 mengatakan bahwa presiden adalah pemegang kekuasaan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Tidak ada lagi bicara bergiliran dan segala macam. Makanya UU TNI tidak boleh bertentangan dengan UUD 45," katanya.
"Dalam beberapa kasus presiden memberikan kepercayaan yang begitu besar kepada Jenderal Dudung karena termasuk orang yang paling berani mengambil risiko, keputusan, peran dan tanggung jawab. Kalau dari sisi itu pastilah KSAD Jenderal Dudung yang paling layak (menjadi Panglima TNI)," katanya.
Ginting menjelaskan, pergantian Panglima TNI tidak harus bergantian atau bergiliran dari 3 matra. Sebab, katanya, pergantian Panglima TNI adalah hak prerogatif presiden.
"Kalau dilihat dari bergiliran itu kan dalam UU ditulis dapat bergantian. Dapat ini bisa bergiliran atau juga tidak dapat bergiliran. Itu multitafsir. Makanya, menurut saya seharusnya kalimat itu tidak perlu ada, cukup bahwa itu hak pregatif presiden karena dalam Pasal 10 UUD 45 mengatakan bahwa presiden adalah pemegang kekuasaan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Tidak ada lagi bicara bergiliran dan segala macam. Makanya UU TNI tidak boleh bertentangan dengan UUD 45," katanya.
(abd)
Lihat Juga :