Menko PMK Pastikan Jalan Terputus Akibat Gempa Cianjur Bisa Diakses Siang Ini
Selasa, 22 November 2022 - 12:18 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers tentang penanganan gempa Cianjur, Selasa (22/11/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan jalan nasional ataupun provinsi yang terputus longsor di Cianjur, Jawa Barat, sudah bisa diakses siang ini. Jalan putus itu disebabkan gempa M5,6 yang terjadi pada Senin (21/11/2022) siang kemarin.
"Untuk fasilitas umum seperti akses jalan nasional dan jalan provinsi yang terputus karena tertimbun longsoran akibat gempa juga ditargetkan selesai pada siang ini supaya akses tidak lumpuh total," kata Muhadjir dalam keterangan yang diterima, Selasa (22/11/2022).
Muhadjir menyatakan, pemerintah akan melakukan pembangunan sementara jembatan yang putus akibat gempa. Kemudian, sarana prasarana seperti masjid, sekolah, madrasah, akan dibantu penanganan oleh kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan Kementerian Agama (Kemenag).
Terkait penanganan korban, Muhadjir berkoordinasi dengan Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengirimkan tenaga kesehatan ke posko pengungsian. TNI juga akan membantu membuat RS lapangan untuk menangani korban.
"Untuk fasilitas umum seperti akses jalan nasional dan jalan provinsi yang terputus karena tertimbun longsoran akibat gempa juga ditargetkan selesai pada siang ini supaya akses tidak lumpuh total," kata Muhadjir dalam keterangan yang diterima, Selasa (22/11/2022).
Muhadjir menyatakan, pemerintah akan melakukan pembangunan sementara jembatan yang putus akibat gempa. Kemudian, sarana prasarana seperti masjid, sekolah, madrasah, akan dibantu penanganan oleh kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan Kementerian Agama (Kemenag).
Terkait penanganan korban, Muhadjir berkoordinasi dengan Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengirimkan tenaga kesehatan ke posko pengungsian. TNI juga akan membantu membuat RS lapangan untuk menangani korban.
Lihat Juga :