Sosok Tjilik Riwut, Pahlawan Nasional yang Cetuskan Perpindahan Ibu Kota
Senin, 21 November 2022 - 05:33 WIB
loading...
A
A
A
Namun, perpindahan ibu kota bukanlah perkara mudah, sehingga usul tersebut pun tidak diterima. Alasan utamanya karena akses mobilitas di Kalimantan yang belum memadai. Maka dari itu, usulan Presiden Jokowi terkait perpindahan ibu kota ke Palangka Raya disebut-sebut mengikuti buah pikiran dari Tjilik Riwut.
Beliau pun menuangkannya buah pikiran yang melimpah ruah pada berbagai buku, seperti Makanan Dayak (1948), Sejarah Kalimantan (1952), Maneser Panatau Tatu Hiang (1965), dan Kalimantan Membangun (1979).
Perjuangannya usai pada 17 Agustus 1987, Tjilik Riwut tutup usia di umur 69 tahun setelah dirawat di RS Suaka Insan karena penyakit liver dan hepatitisnya. Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangka Raya menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.
Berkat jasa dan perjuangannya, sosok Tjilik Riwut pun abadi, namanya digunakan pada bandara, jalan, dan sekolah kepolisian di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Tak dapat dipungkiri, figur beliau sangat berarti bagi masyarakat Kalimantan, khususnya suku dayak. (Afridha Khalila)
(muh)
Lihat Juga :