Keluarga Korban Tagih Janji Jokowi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Jum'at, 18 November 2022 - 11:19 WIB
loading...
Puluhan penyintas dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan tiba di Bareskrim Polri, Jumat (18/11/2022), untuk melaporkan insiden kerusuhan yang menewaskan 135 orang tersebut. FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A
A
A
JAKARTA - Keluarga korban tragedi Kanjuruhan menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengusut tuntas insiden kerusuhan pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada 1 Oktober 2022. Kerusuhan ini menewaskan 135 orang.
"Kita mau nagih janjinya Bapak Kepala Negara kita yaitu Bapak Presiden Insinyur Joko Widodo yang mengatakan bahwa ini harus diusut tuntas," kata salah satu keluarga korban tragedi Kanjuruhan, Yono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/11/2022).
Menurut Yono, tuntutan tersebut telah disampaikan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ia berharap agar pihak terkait tidak menutup-nutupi proses penyelidikan dan penyidikan tragedi Kanjuruhan. "Tidak ada yang ditutup-tutupi, itu saja yang saya sampaikan," katanya.
Sebelumnya, puluhan penyintas dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan tiba di Bareskrim Polri, Jumat (18/11/2022), untuk melaporkan insiden kerusuhan yang menewaskan 135 orang tersebut. Dari pantauan MPI, puluhan keluarga korban dan penyintas tragedi Kanjuruhan yang datang menggunakan bus tiba di Bareskrim Polri sekitar pukul 09.37 WIB. Mereka disambut petugas kepolisian dan diarahkan masuk ke dalam gedung Bareskrim Polri.
"Kita mau nagih janjinya Bapak Kepala Negara kita yaitu Bapak Presiden Insinyur Joko Widodo yang mengatakan bahwa ini harus diusut tuntas," kata salah satu keluarga korban tragedi Kanjuruhan, Yono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/11/2022).
Menurut Yono, tuntutan tersebut telah disampaikan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ia berharap agar pihak terkait tidak menutup-nutupi proses penyelidikan dan penyidikan tragedi Kanjuruhan. "Tidak ada yang ditutup-tutupi, itu saja yang saya sampaikan," katanya.
Sebelumnya, puluhan penyintas dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan tiba di Bareskrim Polri, Jumat (18/11/2022), untuk melaporkan insiden kerusuhan yang menewaskan 135 orang tersebut. Dari pantauan MPI, puluhan keluarga korban dan penyintas tragedi Kanjuruhan yang datang menggunakan bus tiba di Bareskrim Polri sekitar pukul 09.37 WIB. Mereka disambut petugas kepolisian dan diarahkan masuk ke dalam gedung Bareskrim Polri.
Lihat Juga :