Din Syamsudin Kembali Suarakan Perlunya Darah Segar untuk PP Muhammadiyah

Senin, 14 November 2022 - 18:58 WIB
loading...
Din Syamsudin Kembali Suarakan Perlunya Darah Segar untuk PP Muhammadiyah
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan pentingnya darah segar bagi kemepimpinan Muhammadiyah ke depan. Foto: MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kembali mengingatkan pentingnya restrukturisasi pola kepemimpinan di tubuh organisasi Islam modernis ini. Hal ini akan membantu mengubah pola gerak Muhammadiyah yang selama ini dianggapnya lebih berperan di ranah konsultatif.

Hal ini disampaikan Din dalam acara Temu Pikir sejumlah cendekiawan Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Menurut Din, Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah yang dihelat pada 19-20 November 2022 perlu diiringi dengan ide segar dalam gerakan pembaharuannya.

"Selama ini, PP Muhammadiyah lebih tampil sebagai syuriah (konsultatif), bukan tanfidziyah (eksekutif)," ujar Din dalam keterangannya, Senin (14/11/2022) menyambut Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Museum Muhammadiyah Diresmikan, Haedar Nashir: Bukan Sekadar Tempat Wisata

Din memandang banyak anggota PP Muhammadiyah yg merasa dirinya berwenang menentukan ketetapan (syuriah), tetapi kurang terlibat dalam melaksanakan keputusan itu dengan menggerakkan unsur pembantu pimpinan (majelis atau lembaga). Din pun meminta adanya darah segar dalam kepengurusan PP Muhammadiyah terbaru nanti, khususnya generasi muda.

"Muhammadiyah sekali kader-kader muda atau setengah tua sebagai darah segar untuk mengisi pos-pos dalam struktur. Syarat-syaratnya mereka memiliki integritas tinggi, mempunyai intelektualitas memadai, mempunyai kapabilitas mumpuni, dan keberadaan yang selalu hadir bekerja, serta menyediakan waktu untuk organisasi," terang Din.

Sebelumnya Din mengungkapkan nama-nama baru yang bisa dimasukkan dalam struktur PP Muhammadiyah ke lima tahun ke depan. Beberapa di antaranya Dirjen Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief dan Rektor UNS yang juga Ketua Pantia Muktamar ke-48 Sofyan Anif, serta Rektor UMJ Ma'mun Murod.

Rektor UMY Guawan selaku tuan rumah menyambut baik ide darah segar Pimpinan Pusat Muhammadiyah. "Darah segar itu bagus, tetapi lebih penting adanya pikiran yang segar di PP Muhammadiyah," ujar Gunawan.



Sementara mantan Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Munir Mulkhan memandang pentingnya pengembangan struktur secara fungsional dan dinamis. "Menurut saya, pengembangan struktur yang dinamis dan fungsional di jajaran PP Muhammadiyah itu penting, terutama dengan memasukkan kader-kader muda, termasuk dari unsur perempuan," jelas Mulkhan.

Sekadar informasi, dalam agenda temu pikir di UMY tersebut, diprakarsai oleh Pusat Studi Muhammadiyah UMY. Turut hadir dalam agenda diskusi tersebut, selain Din Syamsuddin, Rektor UMY; Gunawan; Abdul Munir Mulkan; Hilman Latief (Dirjen Haji dan Umroh Kemenag); Mufti Fajar (Ketua KY); Ibnu Hajar (DPR-RI); Zuli Qodir; Sayuti; Azaki Khairuddin dan Normasari (Warek UAD).
(muh)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3134 seconds (11.252#12.26)