Melahirkan Generasi Pahlawan Lingkungan

Jum'at, 11 November 2022 - 09:18 WIB
loading...
A A A
Bahkan, dalam Kebijakan Strategi Nasional (JAKTRANAS) Program Pengelolaan Sampah hingga tahun 2025 yang diterjemahkan dalam bentuk Perpres Nomor 97 Tahun 2017, menempatkan aspek prevention menjadi prioritas utama, di mana kesadaranindividu menjadi hal yang sangat di dalamnya.

Paradigma yang ingin dibangun adalah pengurangan sampah dari sumbernya. Artinya, bagaimana setiap individu memiliki kesadaran untuk tidak memproduksi sampah, terutama sampah plastik.

Hal ini tentu tidak dalam rangka mengabaikan upaya penanganan. Namun, berdasarkan pengalaman penulis mengamati model penanganan sampah plastik, misalnya aturan pembatasan penggunaan material plastik di minimarket yang sudah dilakukan di beberapa daerah, bukan sesuatu yang mudah untuk dijalankan.

Sistem yang tidak terintegrasi, infrastruktur yang belum mencukupi hingga problem pengawasan masih menjadi kendala. Akhirnya berbagai program dan strategi tersebut seperti menemui jalan terjal.

Pemangku kepentingan di daerah selam ini juga lebih banyak menitikberatkan persoalan penanganan sampah di sektor hilir, misalnya angaran hanya fokus pada pengadaan infrastruktur pengolahan sampah, menyiapkan armada kebersihan, dan menambah TPA.

Padahal, langkah-langkah di atas semestinya hanya menjadi penyangga. Sumber daya idealnya dikerahkan untuk memutus mata rantai produksi sampah dari hulu. Memperbaiki sistem pengelolaan sampah adalah solusi akhir. Perlu diingat, ada gap antara jumlah produksi sampah dan kemampuan kita mendaur ulang. Data yang ada menyebutkan, tidak sampai 10% sampah yang bisa didaur ulang.

Artinya, perlu upaya lain, yakni memotong mata rantai persoalan sampah plastik dengan mendorongnya dari hulu. Dengan kata lain, harus ada upaya keras untuk mengurangi produksi sampah. Jika tidak, maka kita akan menghabiskan energi dan sumber daya untuk melakukan intervensi bersifat kuratif.

Menjadi Pahlawan Lingkungan
Di tengah ancaman degradasi lingkungan yang kian parah akibat sampah plastik, ditambah kompleksitas penanganannya, pada akhirnya dibutuhkan hadirnya sosok pahlawan-pahlawan lingkungan yang bisa membuat kontribusi nyata.

Menjadi pahlawan lingkungan tidak selalu harus menjadi aktivis seperti dalam banyak padangan orang, yakni orang yang mencurahkan waktu dan energinya terlibat dalam satu gerakan atau organisasi lingkungan. Menjadi pahlawan lingkungan juga bisa dilakukan oleh setiap individu dengan cara meminimalkan produksi sampah di tingkat diri pribadi masing-masing.

Gaya hidup less plastic kini banyak dikampanyekan oleh aktivis peduli lingkungan hidup, tak terkecuali kami yang tergabung dalam relawan Gerakan Selayar Bebas Sampah Plastik. Ini sebuah social movement yang kami gagas di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, di mana penulis menjadi pendiri gerakan.

Dalam perjalanan gerakan kami, semua individu terutama relawan didorong untuk menganut gaya hidup tanpa plastik dengan memakai tumbler, mengganti kantong plastik dengan material ramah lingkungan, tidak memakai produk plastik sekali pakai seperti sedotan dan styrofoam, serta menahan diri untuk mengonsumsi produk yang kemudian akan menghasilkan residu.

Selanjutnya berupaya semaksimal mungkin untuk tidak mengirim sampah ke TPA. Sampah sebisa mungkin diolah menjadi kompos atau ecobrick di tengah kondisi belum adanya pengelolaan sampah yang ideal dihampir seluruh TPA di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Pengamat Nilai Galon...
Pengamat Nilai Galon Guna Ulang PET Efektif Kurangi Sampah Plastik
Dukung Target Nol Emisi...
Dukung Target Nol Emisi 2060, IMIP Operasikan 502 Unit Kendaraan Listrik
Kemenhub Gandeng Kemlu...
Kemenhub Gandeng Kemlu dan Tripatra Tekan Pencemaran Udara
Donasikan Perangkat...
Donasikan Perangkat Belajar Berbahan Plastik Daur Ulang untuk Dorong Inovasi Ramah Lingkungan
Di COP30 Brasil, Menteri...
Di COP30 Brasil, Menteri Hanif: ITPC Jadi Pusat Komando Cegah Kebakaran Gambut
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Rekomendasi
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Berita Terkini
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved