Nilai Kepahlawanan dalam Olahraga

Jum'at, 11 November 2022 - 08:58 WIB
loading...
Nilai Kepahlawanan dalam...
Agus Kristiyanto (Foto: Ist)
A A A
Agus Kristiyanto
Profesor Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga FKOR Universitas Sebelas Maret Surakarta, Ketua Bidang Publikasi pada Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (APKORI), dan Ketua Research Group Gaya Hidup Sehat dan Kebijakan Olahraga.

HARI Pahlawan Nasional yang diperingati setiap 10 November memiliki arti yang sangat penting untuk membangkitkan energi kebangsaan yang baru dan terbarukan. Tema besar nasional pada peringatan tahun 2022 ini adalah : “Pahlawanku, Teladanku”.

Sebuah tema yang sangat relevan dengan kebutuhan bangsa yang bercita-cita tumbuh membesar, yang wajib menghubungkan diri dengan esensi semangat serta keteladanan heroik para pahlawan kusuma bangsa.

Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com

Sebuah semangat inti yang harus diwariskan kepada seluruh anak bangsa sebagai api pengobar semangat, bahwa proses berkemajuan secara absolut dipersyarati oleh semangat kepahlawanan.

Nilai kepahlawanan mewujud karena diproses oleh energi kepahlawanan. Energi tersebut berupa perjuangan tanpa pamrih, pengorbanan, integritas, loyalitas, sikap berpantang menyerah, kedisiplinan, serta kerja keras. Menghargai jasa para pahlawan merupakan keniscayaan yang diikat kuat pada setiap generasi (bahkan antargenerasi dan lintasgenerasi). Cara terbaiknya adalah dengan selalu menghidupkan nilai-nilai keteladanannya.

Potret Nilai Kepahlawanan Olahraga
Olahraga telah dipercayai dan sangat diyakini oleh para pendiri bangsa (founding father’s) sebagai salah satu instrumen inti pembangunan bangsa. Keolahragaan sangat dekat dengan formula kepahlawanan, karena memiliki esensi yang bersinggungan dengan perjuangan, kejuangan, kebanggaan, kehormatan, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan membangun sikap-sikap nasionalisme dan patriotik.

Dalam tataran global, olahraga berkaitan dengan effort penumbuhan nilai nasionalisme dan patriotik. Pada sisi yang lain olahraga juga menjadi leading sektor untuk perluasan spektrum kesejahteraan umum yang berisi: kesehatan, perdamaian, serta kemakmuran bangsa.

Potret nilai kepahlawanan dalam olahraga secara esensial memiliki dua perspektif umum, bagai dua sisi mata uang yang berbeda, tetapi tak terpisahkan. Pertama, kepahlawanan dapat dikaitkan dengan performa figur atau sosok yang berhasil mengharumkan nama bangsa melalui olahraga.

Secara populer, ada sebutan “pahlawan olahraga” yang menunjuk pada duta-duta atlet yang hadir di sebuah ajang single/ multi event untuk berjuang dan berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara.

Saat itu upacara penghormatan pemenang akan digelar secara kidmat dan lagu Kebangsaan Indonesia Raya bergema mengiringi proses pengibaran Sang Merah Putih setiang penuh. Sebuah standar penghormatan yang tertinggi dalam tata pergaulan anatarbangsa. Menggugah, menggelorakan, dan membanggakan seluruh bangsa, mengikat empati dan rasa kebersamaan yang utuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
Dekopin Tegaskan Komitmen...
Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi melalui Estafet Generasi Muda
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Cetak Generasi Berkarakter,...
Cetak Generasi Berkarakter, PHG Dirikan Sekolah Dian Harapan di Bandung
Generasi Muda dan Gaya...
Generasi Muda dan Gaya Hidup Baru di Era Digital dan AI
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
Rekomendasi
Tantri Kotak Nyaris...
Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton, Arda Naff Buka Suara
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved