Selain Rapid Test, Faktor Ini Pengaruhi Tingginya Kasus Corona Baru

Rabu, 08 Juli 2020 - 06:12 WIB
loading...
Selain Rapid Test, Faktor...
Kasus positif dari pandemi virus Corona tiap harinya masih mengalami peningkatan yang tinggi. Terakhir dalam laporan 7 Juli, jumlah pasien bertambah 1.268. Foto/SINDOnews/Antara
A A A
JAKARTA - Kasus positif dari pandemi virus Corona (Covid-19) tiap harinya masih mengalami peningkatan yang tinggi. Terakhir dalam laporan 7 Juli, jumlah pasien bertambah 1.268 sehingga total secara keseluruhan sebanyak 66.226.

(Baca juga: Diproduksi 2021, Pembuatan Vaksin Covid-19 Kerja Sama dengan Korea Selatan)

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan hal itu, disebabkan masifnya pemeriksaan tes cepat atau rapid test yang dilakukan pemerintah dalam melacak sumber penularan virus Corona di tengah masyarakat.

"Justru pemerintah semakin mengaktifkan dan memaasifkan pemeriksaan uji tes atau rapid test di berbagai tempat makin banyak sampling, logikanya akan makin banyak orang yang ketahuan itu positif atau enggak, ini konsekuensi daripada mengupayakan apa namanya rapid makin banyak dilakukan pemerintah kita," Selasa (7/7/2020).

Selain itu kata Saleh, penyebab lainnya adalah faktor perpindahan masyarakat antar-kota. Terutama di kawasan Jabodetabek. Sehingga, potensi proses penularan masih sangat tinggi. (Baca juga: Kasus Meninggal Covid-19 Sebanyak 3.309 Orang, Lebih Tinggi dari Angka Global)

"Kemudian, tentu menurut saya, ada perpindahan penduduk migrasi orang misalnya dari kota satelit Jakarta katakanlah Depok, Bogor dan Tangerang Selatan antara Jakarta dengan tempat ini tak bisa dipisahkan kalau tadinya Depok ini bersih, Bogor bersih tapi Jakarta tidak bersih mereka tiap hari lalu lalang ini kan bisa jadi terjadi penyebaran kan sudah pernah ada kejadian," papar Saleh.

Penyebaran itu kata Saleh, seperti halnya ketika mobilitas penumpang di dalam kereta api. Menurutnya, sempat ada contoh orang yang diduga positif Corona masuk dalam rombongan penumpang lainnya di dalam gerbong.

"Justru penyebaran terjadi di KRL ketika ada KRL dan KRL itu ada penumpang setelah dideteksi positif Covid-19. Kami imbau masyarakat memang sedapat mungkin mematuhi protokol kesehatan sebagaimana mestinya," tutur Saleh.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BGN: Alat Rapid Test...
BGN: Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri
Pemerintah Kembali Diingatkan...
Pemerintah Kembali Diingatkan untuk Konsisten Tangani Covid-19
Update Covid-19: Positif...
Update Covid-19: Positif 4.258.560 Orang, 4.109.364 Sembuh dan 143.918 Meninggal
Pemerintah Diminta Pertimbangkan...
Pemerintah Diminta Pertimbangkan Lagi Rencana Tanpa Karantina Buat WNA
Banggar DPR Patuh pada...
Banggar DPR Patuh pada Putusan MK
Pemerintah Siapkan Sejumlah...
Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah Transisi Pandemi Menuju Endemi
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 Kian Mengganas...
Covid-19 Kian Mengganas di China, Rumah Sakit dan Rumah Duka Penuh
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
Selain Donald Trump,...
Selain Donald Trump, 4 Capres Ini juga Ditembak saat Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved