Berkaca dari Kasus Gagal Ginjal Akut, Pengawasan Obat Perlu Diperketat
Kamis, 10 November 2022 - 02:17 WIB
loading...
A
A
A
"Siapa pun atau apa pun yang akan dimasukkan ke industri farmasi kita terkait dengan obat-obatan, makanan minuman ya BPOM harus mendapatkan akses, harus mendapatkan informasi, juga mendapatkan data. Jadi hal-hal yang membahayakan tubuh, zat yang membahayakan tubuh, harus dilarang keberadaannya ketika masuk industri farmasi," ujar Rahmad.
Adapun mengenai kasus gangguan ginjal akut, dia berpendapat bahwa pemerintah sudah berjibaku menemukan penyebab utama. Kebijakan larangan konsumsi obat sirop sudah dikeluarkan pemerintah, sehingga kasus tersebut turun drastis.
Rahmad juga berterima kasih kepada pihak farmakologi yang telah melakukan uji obat sirop. Saat ini juga ada kemajuan beberapa pasien dengan terapi obat Antidotum Fomepizole yang pemerintah dapat dari Australia.
Kendati demikian, Rahmad pun mendorong ada pihak yang bertanggung jawab terkait munculnya kasus gangguan ginjal akut yang sudah merenggut banyak nyawa anak-anak. "Harus dibawa ke ranah hukum. Pastinya akan dibuka secara terang benderang oleh BPOM dan polisi karena ini sudah menjadi atensi semua pihak termasuk Presiden. Saya kira kita kawal bersama semoga bisa menjawab keadilan bagi rakyat terutama bagi keluarga yang anaknya jadi korban. Saya kira harus usut tuntas, kita kawal penuh, dukung penuh," pungkasnya.
Adapun mengenai kasus gangguan ginjal akut, dia berpendapat bahwa pemerintah sudah berjibaku menemukan penyebab utama. Kebijakan larangan konsumsi obat sirop sudah dikeluarkan pemerintah, sehingga kasus tersebut turun drastis.
Rahmad juga berterima kasih kepada pihak farmakologi yang telah melakukan uji obat sirop. Saat ini juga ada kemajuan beberapa pasien dengan terapi obat Antidotum Fomepizole yang pemerintah dapat dari Australia.
Kendati demikian, Rahmad pun mendorong ada pihak yang bertanggung jawab terkait munculnya kasus gangguan ginjal akut yang sudah merenggut banyak nyawa anak-anak. "Harus dibawa ke ranah hukum. Pastinya akan dibuka secara terang benderang oleh BPOM dan polisi karena ini sudah menjadi atensi semua pihak termasuk Presiden. Saya kira kita kawal bersama semoga bisa menjawab keadilan bagi rakyat terutama bagi keluarga yang anaknya jadi korban. Saya kira harus usut tuntas, kita kawal penuh, dukung penuh," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :