Pengamat Ungkap Misi Tersembunyi Jokowi Dukung Prabowo: Tahan Laju Anies, Muluskan Ganjar

Rabu, 09 November 2022 - 09:36 WIB
loading...
Pengamat Ungkap Misi...
Pernyataan Jokowi soal jatah Prabowo Subianto di Pilpres 2024 dinilai sebagai strategi untuk menahan laju Anies Baswedan serta memuluskan Ganjar Prabowo. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ada makna tersembunyi di balik pernyataan Presiden Jokowi pada perayaan HUT Ke-8 Partai Perindo yang menyebut jatah presiden berikutnya kemungkinan adalah Prabowo Subianto . Pernyataan Jokowi dinilai sebagai strategi untuk memecah kekuatan lawan, ibarat sekali mendayung dua pulau terlampaui.

Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menjelaskan pernyataan Presiden Jokowi sejatinya ditujukan untuk tiga sosok terpopuler dalam bursa capres 2024. Selain Prabowo sendiri, pernryataan Jokowi juga ditujukan kepada Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Meskipun bersifat guyonan serius, namun Ray melihat ada makna tersirat terkait elektabilitas ketiga nama tersebut. Pernyataan Jokowi sangat mungkin mempengaruhi tingkat keterpilihan Prabowo, Ganjar, dan Anies.

Baca juga: Politikus PDIP Sebut Kalimat Dukungan Jokowi untuk Prabowo Bukan Basa Basi

Ray melihat pernyataan Jokowi disampaikan secara terbuka untuk menahan laju dukungan kepada Anies Baswedan. Makum, dukungan untuk Anies terus mengalir setelah dia menyelesaikan tugas sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Mencegah mengalirnya suara ke Anies Baswedan. Prabowo Subianto dan Anies Baswedan itu berebut suara di banyak kantong pemilih. Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi adalah basis suara keduanya. Di pulau dan provinsi ini, suara Prabowo dan Anies terus menerus saling gerus," ujar Ray Rangkuti dihubungi, Rabu (9/11/2022).

Pilihan untuk menyatakan dukungan terhadap Prabowo dinilai Ray cukup rasional. Sebab ada kecenderungan basis pemilih Prabowo pada 2019 khususnya, mengalihkan dukungan kepada Anies.

"Dan kecenderungan saat ini, Anies makin masuk ke basis-basis pemilih Prabowo. Dengan terus mendorong Pak Prabowo melaju, maka potensi Anies meraup suara di kantong-kantong non Ganjar, dapat ditahan," terang Ray Rangkuti.

Menurut Ray, dua hal sekaligus yang ingin dicapai Jokowi lewat pernyataannya yang mendukung Prabowo. "Mendorong Pak Prabowo maju dapat berimplikasi dua hal sekaligus: pertama, tertahannya laju suara Anies dan kedua, melajunya suara Ganjar. Syukur-syukur kalau Pak Prabowo juga melaju," ungkap Ray.



Ray melihat Jokowi lebih nyaman dengan sosok Prabowo atau Ganjar, siapa pun yang menang di Pilpres 2024.

"Jadi, sekalipun misalnya harus satu putaran (lagi), itu artinya menempatkan Pak Prabowo vs Ganjar di putaran kedua. Dan siapa pun di antara keduanya menang, menimbulkan rasa nyaman bagi Pak Jokowi," tutup Ray.

Sebagaimana diketahui, dalam pidatonya di perayaan HUT Ke-8 Partai Perindo, Jokowi menyebut kemungkinan Pilpres 2024 menjadi jatah Prabowo. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat perayaan HUT Ke-8 Partai Perindo di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kompleks MNC Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2022).

"Saya dua kali wali kota, di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta gubernur, menang. Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf pak Prabowo, kelihatannya setelah ini jatahnya pak Prabowo," kata Jokowi.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Rekomendasi
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Upacara 17 Agustus:...
Upacara 17 Agustus: Jokowi-Prabowo di IKN, Ma'ruf-Gibran di Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved