Cerita Pak Harto Makamkan Istri Pahlawan Nasional di Samping Suaminya

Selasa, 08 November 2022 - 17:03 WIB
loading...
Cerita Pak Harto Makamkan...
Rahmi Hatta bersama putri-putri dan menantu bersilaturahmi ke kediaman Soeharto di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat. FOTO/REPRO KOLEKSI MUSEUM PURNA BHAKTI PERTIWI
A A A
JAKARTA - Siti Rahmiati Hatta, istri Pahlawan Proklamator Mohammad Hatta , meninggalkan wasiat yang membuat bingung keluarga. Wanita kelahiran Bandung, 16 Februari 1926 itu berpesan tidak ingin dimakamkan di samping sang suami karena khawatir ruangan menjadi sempit jika ada dua makam.

"Jadi Ibu minta dimakamkan di halaman makam Ayah saja," kata Meutia Farida Hatta, putri sulung pasangan Mohammad Hatta dan Siti Rahmiati Hatta kepada Presiden ke-2 RI Soeharto dikutip dari buku Pak Harto The Untold Stories, Selasa (8/11/2022).

Pak Harto yang datang bertakziyah ke kediaman Rahmi Hatta yang meninggal pada 13 April 1999, terdiam sejenak. Setelah itu, ia memanggil Sri Edi Swasono, suami Meutia Hatta.

Baca juga: Kisah Bung Hatta Berikan Mas Kawin Berupa Buku saat Menikah dengan Rahmi Rachim

"Edi orang Jawa, mengerti kan makna suami-istri dimakamkan berdampingan? Itulah sebaik-baiknya bagi Ibu, tidak baik kalau di luar," kata Pak Harto kepada Edi.

Edi lalu menjelaskan apa yang dimaksud Pak Harto, bahwa Rahmi Hatta adalah satu-satunya istri Bung Hatta. Sebagai istri terhormat, maka harus dimakamkan di samping makam suami. Sebab, perempuan yang dimakamkan di luar makam suami hanya yang berstatus selir.

Soeharto paham betul makam Mohammad Hatta di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta. Makamnya bernuansa masjid kuno dengan atap bersusun, rumah gadang Minang dengan gonjong lancip ditambah ukiran Jawa yang kaya makna filosofis.

Cerita Pak Harto Makamkan Istri Pahlawan Nasional di Samping Suaminya

Presiden Soeharto berbincang dengan Bung Hatta pada 31 Januari 1970. FOTO/REPRO KOLEKSI MUSEUM PURNA BHAKTI PERTIWI

Desain makam Pahlawan Nasional itu merupakan hasil karya Soeharto yang diwujudkan dalam gambar arsitektur di bawah pimpinan Siswono Yudohusodo. Di samping makam Bung Hatta, telah disiapkan lubang makam untuk sang istri Rahmi Hatta.

"Tadi kata Meutia, alasannya takut sempit. Nanti saya yang akan memperlebar, sehingga alasan tidak mau dimakamkan di sana karena alasan sempit menjadi tumbang, tidak berlaku lagi," kata Pak Harto tegas.

Soeharto lalu menghubungi koleganya untuk mengatur pemakaman Rahmi Hatta. Sesampai di Tanah Kusir, lubang makam yang disiapkan telah dibuka dan Rahmi pun dimakamkan berdampingan dengan makam sang suami, Mohammad Hatta.

Meski sempat berseberangan politik dengan Bung Hatta, Pak Harto cukup dekat dengan keluarganya. Mantan Panglima Kopkamtib itu bahkan bersedia menjadi saksi bagi ketiga putri Bung Hatta, yakni Meutia Farida, Gemala Rabi'ah, dan Halida Nuriah.

Saat pernikahan Halida Nuriah pada 1984, Bung Hatta sudah wafat. Pak Harto yang hadir sebagai saksi tak hanya duduk, tapi juga ikut mengatur prosesi akad nikah. Ia tampak ingin mengisi ketidakhadiran Bung Hatta di hari bahagia keluarga Wakil Presiden pertama RI tersebut.

"Memang kami berbahagia, tetapi juga terharu, sehingga banyak di antara anggota keluarga kami yang menyaksikan kesungguhan Pak Harto itu dengan air mata berlinang," kata Meutia.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Rekomendasi
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
Berita Terkini
Istana Belum Terima...
Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, Nasibnya di Satgas PKH Belum Jelas
Ini Alasan KPK Belum...
Ini Alasan KPK Belum Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved