Ingatkan Partai Perindo Hati-hati Pilih Capres, Jokowi Sampaikan Alasan Ini

Senin, 07 November 2022 - 18:12 WIB
loading...
Ingatkan Partai Perindo...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Partai Perindo hati-hati memilih calon presiden (capres). Jokowi pun menjelaskan maksud dari perkataannya. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) hati-hati memilih calon presiden (capres) . Jokowi pun menjelaskan maksud dari perkataannya terkait kehati-hatian dalam memilih capres.

Dia menuturkan pemilihan capres harus dilakukan secara hati-hati karena akan memimpin ratusan juta rakyat Indonesia. Baca juga: Pesan Jokowi ke Partai Perindo: Hati-hati Pilih Capres 2024

"Ya memang harus hati-hati. Ini menakhodai 270 juta rakyat Indonesia. 270 juta lebih rakyat Indonesia. Kenapa selalu saya ulang-ulang ya memang harus hati-hati. Jangan sembrono," ujar Jokowi ketika menghadiri HUT ke-8 Partai Perindo di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta, Senin (7/11/2022).

Terkait kriteria capres, Jokowi menyebut bahwa semua masyarakat sudah paham sosok ideal yang mampu memimpin Indonesia.

"Ya semua rakyat tahu, semua kita tahu. Kalau tanya saya kriteria bisa dua hari rampung," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi menambahkan bahwa semua partai politik adalah aset negara yang harus dirawat dan jaga. Maka dari itu, dirinya berharap agar persaingan para parpol berjalan sehat. Baca juga: Di Acara HUT ke-8 Partai Perindo, Jokowi Tebak Prabowo Presiden Selanjutnya

"Kita harus menjaga rivalitas di tahun politik ini, persaingan yang sehat, persaingan yang baik karena kondisi global tidak mendukung ketidakpastiaan, sulit diprediksi sulit dihitung, geopolitik global, ekonomi global, semuanya. Sehingga menuju ke tahun politik di 2024 betul-betul kita harus menjaga kompetisi, menjaga rivalitas dengan sebaik-baiknya," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Bicara Ambang Batas...
Bicara Ambang Batas Parlemen, Waketum Perindo: Jangan Sampai Suara Terbuang Sia-sia!
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Rekomendasi
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved