Prajurit Kopassus Ini Sempat Benci Sintong Panjaitan, Endingnya Malah Salut

Minggu, 06 November 2022 - 18:41 WIB
loading...
A A A
Hendropriyono yang saat itu menjabat Kasi 1/Intelijen Satgas 42 Kopassandha memimpin Tim Parako berkekuatan 16 orang untuk memburu Pasukan Gerilya Rakyat Serawak/Paraku pimpinan Then Bu Ket yang bersembunyi di belantara Kalimantan Barat pada 1972. Gerombolan bersenjata ini berada di bawah naungan North Kalimantan Communist Party (NKCP) pimpinan Wen Min Chyuan dari Organisasi Komunis Sarawak di Malaysia.

Baca juga: Cerita Luhut Dimarahi Tiga Jenderal Kopassus dari Sintong, Kuntara hingga Benny Moerdani

Pasukan Gerilya Rakyat Serawak/Paraku ini awalnya merupakan binaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat konfrontasi dengan Malaysia. Namun setelah peristiwa G30S/PKI, kelompok ini menjadi lawan bagi TNI.

Hendropriyono dikirim ke jantung pertahanan musuh setelah gerombolan bersenjata ini menyerang bivak (kamp improvisasi atau tempat penampungan tentara) dan menewaskan Pratu Rukiat. Tim Parako diterbangkan dengan Helikopter Sikorsky S 34 Twin Pac AURI menuju Kampung Aruk di daerah penyangga.

Setelah sampai, penduduk Kampung Aruk ternyata tidak suka dengan kedatangan orang asing. Mereka juga berpihak kepada gerombolan bersenjata komunis. Hendropriyono mendapatkan informasi bahwa mereka merencanakan serangan ke Posko Tim Parako.

Lantaran permintaan helikopter untuk keluar dari Kampung Aruk ditolak Komandan Satgas 42 Kopassandha, Hendropiryono lalu mengirimkan patroli ke seluruh penjuru arah. Patroli ke utara dan barat terjadi kontak senjata, sedangkan patroli ke timur menemukan jejak-jejak kaki.

"Kesimpulan saya kita terkepung, kita harus bisa keluar dari sini," kata Hendropriyono kepada perwira bawahannya.

Dari hasil pengintaian, arah selatan menuju bivak adalah kepungan paling tipis, hanya terlihat empat musuh. Hendropriyono lalu memutuskan menerobos ke selatan. Namun sampai ke lereng bukti, Tim Parako tak menemukan gerombolan bersenjata komunis.

Lantaran waktu sudah sore, Hendropriyono enggan turun ke lembah. Berdasarkan perhitungannya, jika timnya bermalam di lembah, maka esok pagi mereka akan ditembaki dari ketinggian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Rekomendasi
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved