Politisi Gerindra Ajak Aktivis Masuk Politik untuk Mengubah Indonesia Jadi Lebih Baik

Sabtu, 05 November 2022 - 23:05 WIB
loading...
Politisi Gerindra Ajak...
Ketua Umum Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) Oktasari Sabil mengajak aktivis masuk dalam dunia politik untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik lagi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partisipasi aktivis dalam perubahan diharapkan bisa memperbaiki keadaan Indonesia menjadi lebih baik lagi. Maka itu, para aktivis diminta untuk masuk ke dalam dunia politik .

“Saya meyakini dengan politik kita bisa melakukan banyak perubahan untuk Indonesia. Karena di luar sistem tidak bisa ikut serta dalam membuat kebijakan," kata Ketua Umum Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) Oktasari Sabil di Jakarta, Sabtu (5/11/2022).

Perempuan yang pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengakui, keputusan masuk dunia politik mempunyai risiko. Salah satunya ketidaksukaan pada kelompok tertentu akan dialami karena berpolitik ada pro dan kontra. Namun demikian, ia menyarankan, kepada anak-anak muda agar tetap konsisten dalam pergerakan. Sehingga mampu menerobos hal buruk berubah baik.

Baca juga: Pemuda Perindo: Tak Cukup Hanya Bersuara, Anak Muda Harus Berpolitik

Kepada para aktivis perempuan dan politisi, Okta mengajak, agar tidak cepat mencari jalan pintas untuk mengapai tujuan sehingga akan terjebak dan masuk pada lingkaran pragmastisme. Menjadi aktivis kata perempuan yang telah bergelut di berbagai organisasi agama, pemuda, dan politik ini membutuhkan kekuatan personal agar tidak tergelincir. “Utamanya akhlak dan adab serta kemandirian," ucapnya.

Baca juga: Pengaruhnya Cukup Signifikan, Anak Muda Diharap Terjun Langsung ke Politik

Okta bercerita tentang pengalamanya di berbagai organisai, mulai dari organisasi kampus, masyarakat hingga masuk dalam percaturan partai politik. “Setelah merasa cukup pengalaman di organisasi di masyarakat Oktasari Sabil masuk dalam partai politik yakni "Hati Nurani Rakyat (Hanura),” jelas Okta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Safari Politik, Ketua...
Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved