Masih Pandemi Covid-19, Muktamar Muhammadiyah Digelar dalam 2 Tahap
Jum'at, 04 November 2022 - 16:52 WIB
loading...
Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Muti saat Press Conference Muktamar ke-48 Muhammadiyah & Aisyiyah yang disiarkan langsung tvMu Channel, Jumat (4/11/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Muktamar Muhammadiyah ke-48 akan digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) setelah dua tahun mengalami penundaan akibat pandemi Covid-19. Muktamar dilaksanakan dalam dua tahap dengan bentuk berbeda, online dan offline.
"Dalam keputusan Sidang Tanwir diputuskan untuk Muktamar Muhammadiyah diselenggarakan dua termin atau dua tahap,” kata Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti saat Press Conference Muktamar ke-48 Muhammadiyah & 'Aisyiyah yang disiarkan langsung tvMu Channel, Jumat (4/11/2022).
Menurut Abdul Mu'ti, termin pertama muktamar akan diselenggarakan secara online pada 5 November 2022. Adapun muktamar offline baru akan dilaksanakan pada 19-20 November 2022. Pelaksanaan muktamar dalam dua tahap sengaja dilakukan mengingat pandemi Covid 19 sampai saat ini masih terjadi.
Baca juga: Jelang Muktamar ke-48, Din Syamsuddin Bagikan Kriteria Ideal Pimpinan Pusat Muhammadiyah
"Ini baru pertama kali dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pertimbangannya yang paling pokok adalah memang masih dalam suasana Pandemi Covid-19. Pandemi ini baru melandai, belum usai. Makanya muktamar ini kita usahakan sebisa mungkin untuk memenuhi protokol kesehatan," katanya.
"Dalam keputusan Sidang Tanwir diputuskan untuk Muktamar Muhammadiyah diselenggarakan dua termin atau dua tahap,” kata Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti saat Press Conference Muktamar ke-48 Muhammadiyah & 'Aisyiyah yang disiarkan langsung tvMu Channel, Jumat (4/11/2022).
Menurut Abdul Mu'ti, termin pertama muktamar akan diselenggarakan secara online pada 5 November 2022. Adapun muktamar offline baru akan dilaksanakan pada 19-20 November 2022. Pelaksanaan muktamar dalam dua tahap sengaja dilakukan mengingat pandemi Covid 19 sampai saat ini masih terjadi.
Baca juga: Jelang Muktamar ke-48, Din Syamsuddin Bagikan Kriteria Ideal Pimpinan Pusat Muhammadiyah
"Ini baru pertama kali dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pertimbangannya yang paling pokok adalah memang masih dalam suasana Pandemi Covid-19. Pandemi ini baru melandai, belum usai. Makanya muktamar ini kita usahakan sebisa mungkin untuk memenuhi protokol kesehatan," katanya.
Lihat Juga :