Gerhana Bulan Diprediksi Jatuh 8 November, Kemenag Serukan Salat Khusuf
Jum'at, 04 November 2022 - 12:56 WIB
loading...
Kemenag menerbitkan seruan untuk salat Gerhana atau salat Khusuf, mengingat Gerhana Bulan atau khusuful qamar diprediksi terjadi pada 8 November 2022. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam telah menerbitkan seruan untuk salat Gerhana atau salat Khusuf. Hal ini mengingat Gerhana Bulan atau khusuful qamar diprediksi akan kembali terjadi pada 8 November 2022.
Kemudian data astronomis, Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia. "Insya Allah, pada 8 November 2022, akan terjadi Gerhana Bulan Total di seluruh wilayah Indonesia," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin, dikutip dalam laman resmi Kemenag, Jumat (4/11/2022).
Seruan ini diteruskan kepada para Kepala Kanwil Kemenag agar menginstruksikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam/Kepala Bidang Bimas Islam/Pembimbing Syariah, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala KUA untuk bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan salat Gerhana Bulan di wilayahnya masing-masing.
"Pelaksanaan salat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing. Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah dan amal saleh lainnya, serta mendoakan kesejahteraan dan kemajuan bangsa," kata dia.
Baca juga: Penjelasan Gus Baha Tentang Hakikat Gerhana Bulan
Kemudian data astronomis, Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia. "Insya Allah, pada 8 November 2022, akan terjadi Gerhana Bulan Total di seluruh wilayah Indonesia," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin, dikutip dalam laman resmi Kemenag, Jumat (4/11/2022).
Seruan ini diteruskan kepada para Kepala Kanwil Kemenag agar menginstruksikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam/Kepala Bidang Bimas Islam/Pembimbing Syariah, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala KUA untuk bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan salat Gerhana Bulan di wilayahnya masing-masing.
"Pelaksanaan salat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing. Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah dan amal saleh lainnya, serta mendoakan kesejahteraan dan kemajuan bangsa," kata dia.
Baca juga: Penjelasan Gus Baha Tentang Hakikat Gerhana Bulan
Lihat Juga :