Sriwijaya Air SJ-182 Sempat Diminta Berhenti di Ketinggian 11.000 Kaki Sebelum Jatuh

Kamis, 03 November 2022 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Menurut Nurcahyo, salah satu syarat untuk penonaktifan auto throttle adalah jika flight spoiler membuka lebih dari 2,5 derajat selama minimum 1,5 detik, terbukanya flight spoiler selama 1,5 detik ini terjadi pada pukul 14.39.40 detik WIB. Pada saat itu, pesawat masih berbelok ke kanan dengan sudut 15 derajat. “Namun demikian autothruttlenya tetap aktif. Pada pukul 14.40.10, 30 detik kemudian, auto throttlenya non aktif,” ungkap Nurcahyo.

Baca juga: 2 Rekomendasi KNKT Terkait Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air 2021

Nonaktifnya auto throttle ini adalah dari fungsi CTSM. Keterlambatan fungsi STSM ini diyakini karena informasi dari flight spoiler yang memberikan nilai sudut pembukaan yang lebih rendah dari seharusnya, sehingga komputer memberikan sensor yang berbeda dan informasi dari sudut ini diyakini karena berdasarkan penyetelan atau rigging dari flight spoiler.

“Penyetelan ini belum pernah dilakukan di Indonesia karena penyetelan ini hanya diperlukan menurut buku panduan Boeing, hanya diperlukan apabila ada pelepasan flight spoiler atau pergantian. Dan selama pesawat ini dioperasikan di Indonesia sejak 2012 blm pernah dilakukan pelepasan atau penggantian flight spoiler sehingga belum pernah dilakukan rigging,” paparnya.

Nurcahyo menambahkan, kemungkinan rigging terakhir dilakukan saat pesawat digunakan di Amerika. Sebagai gambaran, apabila terjadi perbedaan dalam tenaga mesin, dalam hal ini mesin kanan lebih besar daripada mesin kiri, maka daya dorong di sayap sebelah kanan lebih besar. Sehingga sayap akan bergeleng atau dalam istilah penerbangan diebut yowing, di mana terjadi yowing ke kiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
Rekomendasi
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved